Jagung Ditanam, Harapan Dituai: Polres Sikka Dorong Kemandirian Pangan Melalui Gerakan Tanam Serentak Kuartal I 2026

Kegiatan Zoom dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Sikka bersama pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, serta kelompok tani merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan swasembada jagung nasional. Kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif untuk sektor pertanian. Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Jagung Ditanam, Harapan Dituai: Polres Sikka Dorong Kemandirian Pangan Melalui Gerakan Tanam Serentak Kuartal I 2026
Polres Sikka Polda NTT Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026, Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Swasembada Pangan Nasional

Tribratanewssikka.com - Maumere, 8 Maret 2026 — Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Sikka melalui kegiatan Zoom dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan secara simbolis di sejumlah wilayah hukum Polsek jajaran, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 Wita tersebut dilaksanakan serentak dengan melibatkan unsur Polri, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026.

Penanaman jagung ini diawali dengan Zoom Meeting secara nasional, kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis di beberapa titik lahan pertanian yang telah dipersiapkan oleh kelompok tani maupun lahan milik institusi Polri.

 

Di wilayah Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, kegiatan dipusatkan di lahan milik Kelompok Tani Bumbu RJ. Penanaman jagung secara simbolis dilakukan oleh Kapolsek Alok AKP Putu Sumadi, S.H., didampingi Wakapolsek Alok Ipda Laurensius Laka bersama jajaran anggota.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Alok Barat Marselinus Mau, S.STP, Sekcam Alok Barat Martinus Mustari Ipir, SE, Lurah Wailiti Maria Anita Yuniati, S.IP, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta anggota kelompok tani. Pada kesempatan itu dilakukan penanaman bibit jagung hibrida varietas JFR 71 pada lahan seluas kurang lebih 40 x 50 meter.

 

Sementara itu di wilayah Polsek Nita, kegiatan penanaman dilaksanakan di lahan milik Polsek Nita dengan luas sekitar 20 x 40 meter. Penanaman jagung dipimpin langsung oleh Kapolsek Nita IPTU Yermi Soludale bersama anggota Bhabinkamtibmas serta Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Nita, Petrus Tiburtius, SP.

 

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula purnawirawan Polri Emanuel Kesasar selaku pengelola lahan Polsek Nita yang selama ini turut mendukung pemanfaatan lahan produktif untuk sektor pertanian.

 

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Polsek Nelle, tepatnya di Dusun Enak, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, pada lahan milik Ketua Kelompok Tani AI BURA, yakni Alphonsa Eufemia Asri.

 

Di lokasi ini, penanaman jagung dilakukan bersama Kapolsek Nelle IPTU Sang Nyoman Parwata, Kanit Binmas AIPTU Yohanes A. Amos Padafing, serta para Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut juga melibatkan 15 orang anggota kelompok tani yang secara aktif berpartisipasi dalam program penanaman jagung hibrida pada lahan seluas 1.500 meter persegi.

 

Menurut rencana, jagung yang ditanam dalam program tersebut diperkirakan dapat dipanen sekitar bulan April 2026, sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketersediaan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

 

Sementara itu, kegiatan yang cukup besar juga berlangsung di wilayah Polsek Kewapante, tepatnya di Desa Namangkewa. Penanaman jagung di lokasi ini dilaksanakan di lahan seluas 0,174 hektare yang dikelola bersama oleh Kelompok Tani Usaha Bersama Polsek Kewapante.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Sikka, di antaranya Kapolres Sikka bersama Pejabat Utama Polres Sikka, Dandim 1603 Sikka, Danlanal Maumere, Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Kepala Dinas Pertanian, Camat Kewapante, serta masyarakat sekitar.

 

Bibit yang digunakan pada kegiatan ini merupakan jagung hibrida varietas HJ-21, dengan dukungan pupuk serta peralatan pertanian yang telah disiapkan oleh kelompok tani dan instansi terkait.

 

Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam mendorong ketahanan pangan daerah, khususnya di Kabupaten Sikka yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian.

 

Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir secara langsung dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan bangsa.

 

Program penanaman jagung serentak ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.

 

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Zoom dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Sikka berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya swasembada jagung di Indonesia, sejalan dengan arahan pimpinan Polri serta program strategis pemerintah pusat. [CM24]