Lewat Upacara Bendera, Polsek Paga Polres Sikka Bangun Generasi Disiplin dan Taat Hukum

Kegiatan kunjungan sekolah dan pembinaan upacara bendera oleh Polsek Paga Polres Sikka di SMPN 1 Mego berlangsung aman, tertib, dan penuh nilai edukatif. Melalui pesan disiplin, anti bullying, kesadaran hukum, dan pencegahan kenakalan remaja, Polri memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan taat aturan.

Lewat Upacara Bendera, Polsek Paga Polres Sikka Bangun Generasi Disiplin dan Taat Hukum
Polsek Paga Polres Sikka Gaungkan Anti Bullying dan Disiplin Pelajar di SMPN 1 Mego

Tribratanewssikka.com - Maumere, 11 Mei 2026. Kehadiran Polri di lingkungan pendidikan kembali mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Melalui pendekatan humanis dan edukatif, jajaran Polsek Paga terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda dengan turun langsung ke sekolah-sekolah guna menanamkan disiplin, kesadaran hukum, serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang kini semakin mengkhawatirkan.

Pada Senin pagi, 11 Mei 2026, suasana khidmat menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Mego, Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka. Tepat pukul 07.30 WITA, pelaksanaan upacara bendera berlangsung berbeda dari biasanya. 

Kanit Binmas Polsek Paga AIPTU Fransiskus Lister tampil sebagai pembina upacara didampingi Bhabinkamtibmas Desa Wolodhesa BRIPKA Egidius Funan dalam kegiatan kunjungan sekolah yang sarat pesan moral, pembinaan karakter, dan edukasi hukum kepada para pelajar.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memperkuat sinergitas antara Kepolisian dan pihak sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, disiplin, dan bebas dari tindakan kekerasan maupun perundungan.

 

Sejak awal pelaksanaan upacara, seluruh peserta terlihat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kedisiplinan. Dimulai dari persiapan barisan, penghormatan kepada pembina upacara, pengibaran Sang Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan UUD 1945, pengucapan Pancasila, pembacaan janji pelajar, hingga doa penutup, seluruh prosesi berjalan tertib dan penuh semangat nasionalisme.

 

Dalam amanatnya, AIPTU Fransiskus Lister menyampaikan pesan-pesan yang tajam namun membangun kepada para siswa-siswi SMPN 1 Mego. Ia menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar, bukan menjadi ruang tumbuhnya tindakan bully, kekerasan, maupun perilaku menyimpang lainnya.

 

Menurutnya, perilaku perundungan yang sering dianggap candaan justru dapat meninggalkan luka psikologis mendalam bagi korban dan berpotensi merusak masa depan generasi muda. Karena itu, para pelajar diminta untuk saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan membangun budaya disiplin sejak dini.

 

Selain itu, para siswa juga dihimbau agar tetap berada di lingkungan sekolah pada jam pelajaran guna menghindari potensi kenakalan remaja maupun berbagai kerawanan sosial lainnya. Tidak hanya itu, edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas turut disampaikan sebagai bagian dari pembentukan karakter tertib hukum di kalangan generasi muda.

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala SMPN 1 Mego, Bapak Fransiskus Roga, S.Pd, para guru, staf sekolah, petugas pengamanan sekolah, serta sekitar 245 siswa-siswi yang mengikuti upacara dengan penuh antusias.

 

Pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran dan perhatian jajaran Polsek Paga terhadap dunia pendidikan. Kepala sekolah bersama para tenaga pendidik menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Kepolisian karena dinilai mampu memberikan motivasi positif sekaligus penguatan mental dan karakter bagi para peserta didik.

 

Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya dalam bentuk pembinaan, penyuluhan hukum, sosialisasi bahaya kenakalan remaja, anti bullying, serta pendidikan disiplin bagi para pelajar di wilayah Kecamatan Mego.

 

Kegiatan kunjungan sekolah dan pembinaan upacara bendera tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 08.15 WITA. Kehadiran Polri di tengah dunia pendidikan kembali membuktikan bahwa tugas Kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, beretika, dan sadar hukum.

 

Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, langkah preventif dan pendekatan persuasif seperti ini menjadi sangat penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka. 

 

Polsek Paga pun menunjukkan bahwa pembinaan sejak dini merupakan investasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. [Cm24]