Semangat “Inspiring Change” Menggema di Unipa Expo 2026, Wakapolsek Alok Turut Hadiri Pembukaan
Pelaksanaan Expo Universitas Nusa Nipa Maumere 2026 menjadi ruang strategis bagi penguatan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan generasi muda di Kabupaten Sikka. Melalui tema “Inspiring Change”, kegiatan ini tidak hanya menampilkan karya dan inovasi mahasiswa, tetapi juga mempertegas peran kampus sebagai motor perubahan sosial dan ekonomi melalui kolaborasi dengan pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat. Secara umum, kegiatan berlangsung aman, lancar, tertib, serta mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan pengunjung.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 20 Mei 2026— Pelataran Universitas Nusa Nipa, Selasa (19/5/2026) petang, berubah menjadi ruang perjumpaan gagasan, kreativitas, dan optimisme anak muda Flores. Lampu-lampu yang berpendar terang, iringan musik yang menggema, serta keramaian mahasiswa dan masyarakat yang memadati arena expo menghadirkan atmosfer berbeda di jantung kampus yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Kabupaten Sikka.

Tepat pukul 16.50 WITA, Expo Universitas Nusa Nipa Maumere 2026 resmi digelar dengan mengusung tema “Inspiring Change”, sebuah tema yang tidak sekadar menjadi slogan kegiatan, melainkan sebuah seruan terbuka agar generasi muda berani menjadi pelopor perubahan di tengah zaman yang bergerak begitu cepat.
Malam itu, kampus tidak lagi hanya berbicara tentang ruang kuliah, teori, atau tumpukan referensi akademik. Unipa menjelma menjadi panggung besar tempat ide bertemu peluang, kreativitas menemukan ruangnya, dan keberanian anak muda diuji melalui karya nyata.
Kegiatan bergengsi tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Nusa Nipa Maumere, Jhonas K.G.D. Gobang, di hadapan jajaran pejabat daerah, unsur TNI–Polri, sivitas akademika, pelaku UMKM, para pelajar, hingga ratusan peserta expo yang memenuhi area kegiatan.
Hadir pula Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supryadi Keytimu, Plh Sekda Kabupaten Sikka, Rudolfus Ali, Palaksa Lanal Maumere Mayor Laut Teknik Nono Sumarno mewakili Danlanal Maumere, Kasdim 1603 Sikka Mayor CBA Dominggus M. Atamani mewakili Dandim 1603 Sikka, Wakapolsek Alok Ipda Laurensius Laka mewakili Kapolres Sikka, para dekan dan wakil dekan, dosen, mahasiswa, tamu undangan, serta masyarakat umum.
Sejak awal pembukaan, atmosfer kegiatan terasa hidup. Di sejumlah sudut arena, mahasiswa tampak sibuk menata hasil karya dan produk kewirausahaan. Stan-stan fakultas dipenuhi berbagai inovasi, mulai dari hasil kreativitas akademik, pengembangan usaha mahasiswa, hingga promosi produk berbasis potensi lokal yang dikemas dengan pendekatan modern dan kompetitif.
Dalam sambutannya yang sarat pesan inspiratif, Rektor Universitas Nusa Nipa Maumere, Jhonas K.G.D. Gobang, menegaskan bahwa Unipa Expo 2026 bukanlah sekadar seremoni tahunan atau ajang keramaian kampus, melainkan ruang lahirnya mimpi dan keberanian generasi muda Flores untuk tampil, berkreasi, dan membangun masa depan.
“Malam ini suasana kampus terasa berbeda. Lampunya lebih gemerlap, musiknya lebih menggema, tawanya lebih ramai. Namun yang paling penting adalah semangat kreativitas dan jiwa kewirausahaan anak muda benar-benar terasa,” ungkapnya di hadapan peserta expo.
Ia menilai, dunia hari ini tidak lagi hanya mengukur seseorang berdasarkan nilai akademik, tetapi juga kemampuan menciptakan solusi dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, generasi muda Flores tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus perubahan global. Kreativitas, kata dia, tidak selalu lahir di kota-kota besar. Sering kali justru muncul dari ruang-ruang perjuangan, kebersamaan, dan keterbatasan seperti yang dialami masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Karena itu, melalui Expo 2026, Universitas Nusa Nipa ingin menghadirkan wajah kampus yang lebih dekat dengan masyarakat—kampus yang tidak berhenti pada teori, tetapi menjadi rumah bagi tumbuhnya inovasi, budaya, kolaborasi, dan kewirausahaan.
“Anak-anak muda harus berani mencoba, berani memulai usaha, berani tampil, bahkan berani gagal dan bangkit kembali. Masa depan tidak dimenangkan oleh mereka yang takut salah, tetapi oleh orang-orang yang terus bergerak dan terus belajar,” tegasnya.
Pidato Rektor malam itu seolah menjadi bahan bakar optimisme bagi para mahasiswa dan pelajar yang hadir. Di tengah tantangan ekonomi, keterbatasan akses, serta persaingan global yang semakin kompetitif, pesan tentang keberanian mencipta menjadi relevan dan terasa menggigit.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supryadi Keytimu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari.
Ia menggambarkan dunia saat ini tengah bergerak dalam pusaran disrupsi besar—mulai dari teknologi, ekonomi, sosial, hingga perubahan iklim—yang menuntut generasi muda untuk tidak sekadar menyaksikan perubahan, melainkan menjadi bagian dari penggeraknya.
Di mata pemerintah daerah, Expo Unipa 2026 merupakan refleksi nyata kesiapan generasi muda Kabupaten Sikka menjadi agen perubahan.
“Yang saya lihat hari ini bukan sekadar pameran karya atau inovasi mahasiswa. Lebih dari itu, ini adalah tanda bahwa anak-anak muda Sikka siap menjadi pelaku perubahan,” ujarnya.
Melalui tema Inspiring Change, ia mengajak generasi muda untuk berani keluar dari zona nyaman, membangun inovasi yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat seperti ketahanan pangan, penguatan sektor pariwisata berkelanjutan, energi terbarukan, hingga digitalisasi UMKM.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, perubahan besar tidak pernah lahir dari kesendirian, melainkan dari kerja bersama antara kampus, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sikka disebut siap mendukung ruang-ruang inovasi mahasiswa agar ide-ide kreatif tidak berhenti di meja diskusi atau laboratorium, melainkan berkembang menjadi usaha produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.
“Jangan biarkan ide-ide hebat hanya berhenti di atas kertas. Keluarkan, pamerkan, dan komersialkan,” tandasnya, disambut tepuk tangan peserta.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Kabupaten Sikka tidak hanya dikenal karena panorama alamnya seperti Pantai Paga, Tanjung Kajuwulu, maupun Gunung Egon, tetapi juga harus dikenal sebagai tanah lahir generasi muda yang mampu menciptakan perubahan nyata.
Sepanjang malam, expo berlangsung meriah. Ragam hiburan, perlombaan, hingga promosi produk inovasi dari masing-masing fakultas menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran pelaku UMKM lokal juga mempertegas semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat.
Di balik kemeriahan itu, Expo Universitas Nusa Nipa Maumere 2026 sesungguhnya memikul misi yang lebih besar: membangun mentalitas baru generasi muda Flores—generasi yang tidak sekadar bermimpi, tetapi juga berani menciptakan peluang; tidak hanya bangga pada identitas daerahnya, tetapi juga siap bersaing di ruang global.
Saat malam semakin larut dan panggung hiburan terus menyala, satu pesan tampak mengendap kuat dari pelaksanaan expo ini: perubahan tidak datang kepada mereka yang menunggu, melainkan kepada mereka yang berani bergerak, mencoba, dan menciptakan sesuatu yang bermakna. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara berjalan sesuai agenda. [Cm24]


