Polsek Kewapante dan Nelle Polres Sikka Gelorakan Disiplin, Anti-Bullying, dan Perang terhadap Narkoba dari Lapangan Apel Sekolah

Kegiatan apel bendera dan pembinaan yang dilaksanakan oleh Kapolsek Kewapante dan Kapolsek Nelle merupakan langkah preventif Polres Sikka Polda NTT dalam menanamkan disiplin, kesadaran hukum, serta nilai-nilai moral kepada para pelajar.

Polsek Kewapante dan Nelle Polres Sikka Gelorakan Disiplin, Anti-Bullying, dan Perang terhadap Narkoba dari Lapangan Apel Sekolah
Kapolsek Kewapante dan Kapolsek Nelle Jadi Irup Apel Sekolah, Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Hukum Sejak Dini

Tfibratanewssikka.com - Maumere, 2 Maret 2026 – Upaya membangun karakter generasi muda terus dilakukan jajaran Polres Sikka melalui pendekatan edukatif dan humanis di lingkungan sekolah. 

Pada Senin pagi (02/03/2026), dua Kapolsek di wilayah hukum Polres Sikka turun langsung menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam apel bendera di sekolah masing-masing, memberikan pembinaan serta edukasi kepada para pelajar terkait disiplin, keamanan, dan bahaya kenakalan remaja.

 

Kegiatan pertama berlangsung pada pukul 07.45 WITA di SMP Muhammadiyah Waipare, Dusun Waipare A, Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Apel bendera tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kewapante IPTU Chairil Syafar.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Waipare Moh. Hidayat Fathur Tamal, S.Pd, para guru, Kanit Binmas Polsek Kewapante AIPDA Yosep Puri Koles, S.H, serta seluruh siswa dan siswi.

 

Dalam amanatnya, IPTU Chairil Syafar menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan para pelajar bahwa setiap unggahan dan komentar di dunia digital memiliki konsekuensi hukum karena jejak digital akan selalu tersimpan.

 

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Apa yang kita sampaikan hari ini bisa berdampak di masa depan,” tegasnya di hadapan para pelajar.

 

Selain itu, Kapolsek juga mengajak para siswa untuk menjadikan disiplin sebagai modal utama membangun masa depan. Disiplin, menurutnya, adalah fondasi pembentukan karakter, mental, serta daya saing dalam dunia kerja.

 

Isu bullying turut menjadi perhatian dalam arahannya. Ia mengingatkan agar seluruh pelajar menjadikan ikrar pelajar sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak ada lagi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

 

Tak hanya itu, para siswa juga diimbau untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kapolsek mengingatkan agar lebih waspada terhadap tindak pidana pencurian dengan tidak memancing niat pelaku melalui kelalaian menjaga barang berharga seperti telepon genggam maupun perhiasan.

 

Di akhir amanatnya, IPTU Chairil Syafar mengajak para pelajar untuk fokus pada kegiatan belajar serta aktivitas positif lainnya, serta selalu memberitahukan kepada orang tua atau guru apabila hendak bepergian.

 

Di hari yang sama, pukul 07.00 WITA, Kapolsek Nelle IPTU Sang Nyoman Parwata memimpin apel pagi bersama para guru dan siswa SMP Negeri 2 Maumere yang berlokasi di Dusun Enak, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Maumere Anselmus Vitalis Mude Kiok, S.Pd, para guru, serta 323 siswa-siswi yang tersebar dalam 12 rombongan belajar, didukung oleh 28 guru, 10 tenaga P3K penuh waktu, dan 2 tenaga P3K paruh waktu.

 

Dalam arahannya, IPTU Sang Nyoman Parwata secara tegas menyoroti persoalan kenakalan remaja yang kerap menjadi ancaman generasi muda. Ia mengingatkan bahaya minuman keras, obat-obatan terlarang, serta perilaku seks bebas yang dapat merusak masa depan pelajar.

 

“Jangan pernah mencoba narkoba. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur,” pesannya dengan nada serius.

 

Selain itu, Kapolsek Nelle juga menekankan pentingnya tertib berlalu lintas sesuai Undang-Undang Lalu Lintas, serta meningkatkan kesadaran bela negara sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara dalam menjaga keutuhan NKRI.

 

Isu radikalisme pun menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Para siswa diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mengarah pada paham-paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.

 

Untuk mempermudah pelaporan, Kapolsek menginformasikan penggunaan Call Center 110 serta peran aktif Bhabinkamtibmas dalam membantu masyarakat.

 

Pada kesempatan itu, Kapolsek Nelle juga memperkenalkan anggota Polsek kepada pihak sekolah sebagai bentuk pendekatan dan penguatan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan.

 

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Maumere menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan, serta berharap kerja sama antara pihak sekolah dan Polsek Nelle terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah.

 

Kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh Kapolsek jajaran Polres Sikka ini merupakan langkah preventif dan strategis dalam membangun generasi muda yang disiplin, sadar hukum, serta berkarakter kuat.

 

Melalui pendekatan langsung di sekolah, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pembimbing bagi generasi penerus bangsa.

 

Sinergitas antara kepolisian dan institusi pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta kondusif, sekaligus memperkuat ketahanan moral dan sosial pelajar di Kabupaten Sikka. [Cm24]