MENGENAL IKATAN MILENEAL ASAL NGADA (IMADA) DI MAUMERE
Peran kaum milineal asal Ngada di Maumere yang berdaya, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan diri anggota serta pembangunan daerah.
Tribratanewssikka-Maumere
08-03-2026,
Maumere/Sikka – Sebuah wadah yang menghimpun kaum muda warga diaspora asal Kabupaten Ngada, dengan nama IMADA (Ikatan Milineal Asal Ngada). Organisasi ini dibentuk sejak tahun 2022, hadir sebagai ruang kebersamaan, solidaritas, dan pengembangan diri bagi para mahasiswa, sekaligus menjadi jembatan antara generasi muda Ngada dengan masyarakat luas di Kabupaten Sikka.

Dalam acara Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Imada periode 2026-2027 yang berlangsung sederhana pada hari Kamis tanggal 05 Maret 2026 di Nita Maumere disebutkan Ketua terpilih Florianus Dhika wakil ketua/Sekretaris Yanuarius Meo, Bendahara Maria Dolorosa Ule, dan Penasihat Bapak Leonardus Tunga,S.M

Dalam sambutannya selesai dikukuhkan pada Kamis 05/03/2026 di Nita, Ketua Imada Florianus Dhika menegaskan bahwa wadah ini bukan sekadar perkumpulan, melainkan sebuah gerakan moral dan intelektual. Kami ingin memastikan bahwa identitas budaya, semangat perjuangan, dan nilai kebersamaan orang Ngada tetap hidup di tengah dinamika kehidupan di Maumere " Tegas Florianus Dhika.

Selanjutnya Pater Ito Dhogo dalam Homilinya menegaskan, IMADA adalah rumah kita bertumbuh, mengasah mental dan karakter yang berbudaya. Selain itu IMADA menjadi rumah kerohanian yang membentuk orang pada iman dan keyakinan akan kehadiran Allah, ungkap Pater Ito Dhogo, SVD.
IMADA Maumere memiliki Visi dan misi antara lain:
*Visi
Menjadi organisasi mahasiswa asal Ngada di Maumere yang berdaya, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan diri anggota serta pembangunan daerah.
*Misi
-Membangun Solidaritas – Menjalin persaudaraan yang erat antar mahasiswa Ngada di Maumere, tanpa membedakan latar belakang kampus maupun jurusan.
-Pengembangan Intelektual – Menyelenggarakan diskusi, seminar, dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas akademik dan kepemimpinan anggota.
-Pelestarian Budaya – Menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memperkenalkan budaya Ngada melalui kegiatan seni, musik, dan tradisi lokal.
-Kontribusi Sosial – Melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti bakti sosial dan pendampingan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
-Jembatan Komunikasi – Menjadi penghubung antara mahasiswa Ngada di Maumere dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi lain untuk memperkuat jaringan kolaborasi.

Sementara itu Penasihat Imada Bapak Leonardus Tunga,S.M menegaskan bahwa Kaum Muda, pelajar, Mahasiswa Ngada di Maumere diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif, baik bagi anggotanya maupun masyarakat luas. Semangat kebersamaan yang mereka bawa menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk belajar, tetapi juga untuk memberi makna dan kontribusi nyata bagi daerah asalnya". Tegas Bapak Leonardus.

Dengan kehadiran Imada diharapkan mampu menjadi Mitra dan memberikan kontribusi Positif bagi Pembangunan Daerah Sikka serta menjadi penghubung antara masyarakat Ngada dan Sikka dan membangun ekonomi, Sosial, Budaya dan sektor lainnya
( Humas Polres Sikka )


