Rekrutmen Polri 2026 Diawasi Ketat, Propam Polres Sikka Ajak Publik Lapor via QR Yanduan

Kegiatan sosialisasi dan pemasangan banner serta spanduk QR Yanduan Propam Polri oleh Unit Propam Polres Sikka berjalan aman dan lancar, serta bertujuan memperkuat transparansi dan pengawasan dalam rekrutmen Polri T.A. 2026 dengan mendorong peran aktif masyarakat untuk melaporkan segala bentuk kecurangan.

Rekrutmen Polri 2026 Diawasi Ketat, Propam Polres Sikka Ajak Publik Lapor via QR Yanduan
Propam Polres Sikka Gencarkan Sosialisasi Rekrutmen Bersih 2026, Ajak Masyarakat Laporkan Kecurangan Melalui QR Yanduan

Tribratanewssikka.com - Maumere, 31 Maret 2026 — Komitmen mewujudkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis terus diperkuat oleh jajaran Polres Sikka. Melalui Unit Profesi dan Pengamanan (Propam), kegiatan sosialisasi sekaligus pemasangan banner dan spanduk QR Yanduan Propam Polri digelar pada Selasa siang (31/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WITA tersebut menyasar sejumlah titik strategis di lingkungan Mapolres Sikka, mulai dari halaman Kantor SKCK, ruang pelayanan SPKT, hingga area pertokoan di sekitar wilayah tersebut. 

 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak praktik percaloan maupun kecurangan dalam proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sikka, AKP Fransiskus Somba Say, didampingi Kanit Paminal AIPTU Dwi Risdianto, serta melibatkan personel Propam lainnya, termasuk Kanit Provost dan anggota.

 

Dalam arahannya kepada masyarakat, AKP Fransiskus Somba Sai menegaskan bahwa proses rekrutmen Polri tidak dipungut biaya dan dilaksanakan secara transparan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

 

Apabila menemukan adanya oknum yang menjanjikan kelulusan, menawarkan bantuan, atau bahkan memberikan soal ujian, segera laporkan melalui QR Yanduan Propam Polri. Kami menjamin kerahasiaan pelapor dan akan menindak tegas setiap pelanggaran,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran QR Yanduan Propam Polri merupakan bentuk nyata keterbukaan institusi Polri dalam menerima pengaduan masyarakat secara cepat, mudah, dan transparan. Dengan hanya memindai kode QR yang terpasang pada banner dan spanduk, masyarakat dapat langsung mengakses layanan pengaduan resmi tanpa harus datang ke kantor polisi.

 

Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari strategi pengawasan internal untuk memastikan seluruh tahapan rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), yang menjadi pedoman utama dalam penerimaan anggota Polri.

 

Antusiasme masyarakat terlihat cukup baik, terutama di area pelayanan publik seperti SKCK dan SPKT, di mana banyak warga yang secara langsung menerima penjelasan serta mengamati cara penggunaan QR Yanduan tersebut.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk berperan aktif dalam mengawal proses rekrutmen Polri agar tetap bersih dari praktik kecurangan dan penyimpangan.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta berakhir pada pukul 12.00 WITA. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi.

 

Melalui langkah ini, Propam Polres Sikka kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusi Polri, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata di lapangan. [Cm24]