“Binrohtal Polres Sikka, Menajamkan Iman dan Integritas Personel di Tengah Tantangan Tugas Kepolisian”
Kegiatan Binrohtal Polres Sikka menjadi sarana penting dalam memperkuat keimanan, membentuk karakter, dan meningkatkan integritas personel Polri agar semakin profesional, humanis, serta bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dalam situasi kondusif.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 21 Mei 2026 – Upaya membangun kualitas sumber daya manusia Polri tidak hanya ditempuh melalui peningkatan kemampuan teknis dan profesionalisme lapangan, tetapi juga lewat penguatan nilai spiritual dan moral. Langkah itu tampak dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang rutin digelar jajaran Polres Sikka, Kamis (21/5/2026) pagi.

Bertempat di Markas Komando Polres Sikka, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti personel Polres Sikka sesuai agama dan keyakinan masing-masing sebagai bagian dari pembinaan internal institusi kepolisian.
Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis, Binrohtal menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan karakter bagi setiap anggota Polri. Program pembinaan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin mingguan, melainkan wadah membangun integritas, menumbuhkan kesadaran moral, serta memperkokoh nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui kegiatan tersebut, personel Polres Sikka diajak memperdalam pemahaman keagamaan, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menanamkan semangat pengabdian yang berlandaskan nilai etik dan moral. Penguatan spiritual dipandang menjadi fondasi penting dalam membentuk personel Polri yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis dalam melayani masyarakat.
Lebih dari sekadar siraman rohani, Binrohtal menjadi instrumen pembinaan mental yang berfungsi sebagai alat kontrol diri bagi anggota kepolisian. Dalam dinamika tugas yang sarat tekanan, pembinaan seperti ini dinilai penting guna membangun keseimbangan emosional, memperkuat disiplin, serta membentuk karakter personel yang profesional dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan Binrohtal di lingkungan Polres Sikka berlangsung secara terpisah sesuai agama yang dianut masing-masing personel. Untuk personel beragama Katolik dan Protestan, kegiatan dipusatkan di Oikumene Polres Sikka. Sementara personel Muslim mengikuti pembinaan di Mushola Al-Hikmah Polres Sikka.
Adapun personel beragama Hindu melaksanakan kegiatan pembinaan di ruang tempat ibadah umat Hindu Polres Sikka, dengan pendampingan pemuka agama maupun imam sesuai keyakinan masing-masing. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WITA itu berjalan aman, tertib, dan lancar. Situasi selama pelaksanaan terpantau kondusif.
Di balik rutinitas pembinaan tersebut, tersimpan pesan kuat bahwa profesionalisme aparat penegak hukum tidak hanya diukur dari keberhasilan penindakan atau kemampuan teknis semata, melainkan juga dari kualitas moral, keteguhan integritas, dan kematangan spiritual dalam mengemban amanah pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Polres Sikka, membangun personel yang kuat secara mental dan religius menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.[Cm24]


