Sosialisasi KUHP di Nelle Barat, Kapolsek Nelle Ajak Warga Bangun Kecerdasan Spiritual, Emosional dan Intelektual
Kegiatan kunjungan kerja Camat Nelle bersama Kapolsek Nelle di Desa Nelle Barat berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini terjalin komunikasi langsung antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta berbagai permasalahan yang dihadapi di desa. Selain itu, sosialisasi terkait KUHP terbaru juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menaati hukum serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 14 Maret 2026. Upaya mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan langsung ke wilayah pedesaan. Hal ini terlihat dalam kegiatan kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Camat Nelle bersama Kapolsek Nelle di Desa Nelle Barat, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka.

Pada Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, bertempat di halaman rumah Bapak Emanuel Natalis, RT 08 RW 04, Dusun Kloangbeit, Desa Nelle Barat, berlangsung kegiatan kunjungan kerja Camat Nelle Richard Emanuel Paul Jimy, S.B., SE bersama Kapolsek Nelle IPTU Sang Nyoman Parwata. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengenal lebih dekat wilayah, mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa, serta memberikan sosialisasi terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP terbaru kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antara pemerintah kecamatan, aparat kepolisian, dan masyarakat. Melalui kegiatan turun langsung ke desa-desa, pemerintah dan aparat keamanan berupaya membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat guna mendengarkan berbagai aspirasi serta mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi warga di tingkat akar rumput.
Kegiatan diawali dengan prosesi adat Hulir Waer dan pengalungan selendang kepada Camat Nelle beserta rombongan sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan dari masyarakat Desa Nelle Barat. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai awal kegiatan tersebut. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan doa pembukaan sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Nelle Barat, Vinsensus Ferer Remidel, S.IP, menyampaikan gambaran umum mengenai kondisi wilayah Desa Nelle Barat, termasuk berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat setempat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Camat Nelle dan Kapolsek Nelle yang secara langsung datang ke desa untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat didengar langsung oleh pemerintah dan aparat keamanan sehingga dapat dicarikan solusi yang tepat,” ungkapnya saat membuka kegiatan tersebut.
Sementara itu, Camat Nelle Richard Emanuel Paul Jimy, S.B., SE, dalam sambutannya memperkenalkan diri kepada masyarakat sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus hadir di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan kunjungan kerja seperti ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Kapolsek Nelle IPTU Sang Nyoman Parwata untuk memberikan sosialisasi terkait KUHP terbaru kepada masyarakat Desa Nelle Barat. Dalam penyampaiannya, Kapolsek menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap aturan hukum yang berlaku agar tercipta kehidupan sosial yang tertib, aman, dan harmonis.
Selain menjelaskan secara umum mengenai perubahan dan pembaruan dalam KUHP, Kapolsek Nelle juga menyampaikan tiga pesan sosial penting kepada masyarakat, yakni pentingnya membangun kecerdasan dalam tiga aspek kehidupan, yaitu: Cerdas secara spiritual, dengan memperkuat nilai-nilai keimanan dan moral dalam kehidupan sehari-hari.
Cerdas secara emosional, dengan menjunjung tinggi etika, sopan santun, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. Cerdas secara intelektual, dengan terus meningkatkan pengetahuan dan wawasan guna menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menurutnya, apabila ketiga aspek tersebut dapat dijalankan secara seimbang, maka masyarakat akan mampu membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Babinsa Kecamatan Nelle Serka Yefta Yoel, yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat serta mendukung berbagai program pembangunan di desa.
Selanjutnya, Kepala BPP Kecamatan Nelle, Bapak Laurensius, menyampaikan pemaparan terkait kondisi sektor pertanian di wilayah Kecamatan Nelle. Ia menyoroti masih banyaknya lahan pertanian yang belum dimanfaatkan atau menjadi lahan tidur, sehingga diharapkan masyarakat dapat kembali mengoptimalkan lahan tersebut guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Nelle juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait sejumlah isu kesehatan yang perlu mendapat perhatian, antara lain pencegahan penyakit rabies, demam berdarah dengue (DBD), serta pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu hamil. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran berbagai penyakit.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara masyarakat dan para pejabat yang hadir. Dalam sesi tersebut, masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluhan yang berkaitan dengan pelayanan publik maupun kondisi di lingkungan mereka.
Salah satu warga, Ibu Selfi, mempertanyakan terkait proses pengurusan akta kelahiran bagi anak angkat. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Camat Nelle menjelaskan bahwa proses pengurusan akta kelahiran anak angkat harus diawali dengan penetapan dari pengadilan, baik Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Agama, sebagai dasar hukum pengangkatan anak.
Setelah adanya putusan pengadilan, dokumen tersebut kemudian dibawa ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk proses pencatatan akta kelahiran baru atau pencatatan pinggir pada akta kelahiran yang sudah ada. Adapun dokumen yang diperlukan antara lain salinan putusan pengadilan, KTP dan Kartu Keluarga orang tua angkat, akta kelahiran asli anak, serta rekomendasi dari Dinas Sosial.
Pertanyaan lainnya disampaikan oleh Bapak Yansen, yang menyoroti permasalahan air PDAM yang hingga saat ini belum mengalir meskipun jaringan pipa telah dipasang di wilayah tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Camat Nelle menjelaskan bahwa pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan pihak PDAM terkait kendala tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tidak mengalirnya air disebabkan oleh kerusakan pada mesin instalasi, sehingga distribusi air belum dapat berjalan secara normal. Saat ini pihak PDAM tengah melakukan upaya perbaikan mesin agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat segera kembali berjalan.
Kegiatan kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan dan aparat keamanan, di antaranya Camat Nelle Richard Emanuel Paul Jimy, S.B., SE, Kapolsek Nelle IPTU Sang Nyoman Parwata, Babinsa Kecamatan Nelle Serka Yefta Yoel, Sekcam Nelle beserta staf, Kanit IK Polsek Nelle, Kanit Reskrim Polsek Nelle Aipda Uvmbu Tamu, Bhabinkamtibmas Desa Nelle Barat, Kepala Desa Nelle Barat, Kepala BPP Kecamatan Nelle, Ketua Lembaga Adat Nelle Barat, serta masyarakat Desa Nelle Barat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang terbuka antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama-sama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih aman, tertib, dan sejahtera. [Cm24]


