Propam Polres Sikka Perketat Pengawasan Internal, Opsgaktiblin Sasar Disiplin Personel hingga Dugaan Judi Online

Opsgaktiblin Unit Propam Polres Sikka menjadi langkah nyata dalam memperkuat disiplin, ketertiban, dan integritas personel. Hasil pemeriksaan menunjukkan nihil pelanggaran, baik terkait kelengkapan administrasi, sikap tampang, maupun pemeriksaan handphone terkait judi online. Kegiatan ini menegaskan komitmen Polres Sikka untuk menjaga profesionalisme, citra positif, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Propam Polres Sikka Perketat Pengawasan Internal, Opsgaktiblin Sasar Disiplin Personel hingga Dugaan Judi Online
Propam Polres Sikka Perketat Disiplin Personel, Opsgaktiblin Sasar Kelengkapan Administrasi hingga Judi Online

Maumere, 27 July 2026. Tribratanewssikka.com - — Upaya memperkuat disiplin, ketertiban, dan integritas personel terus dilakukan oleh Polres Sikka. Senin pagi, 27 Juli 2026, Unit Propam Polres Sikka menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Opsgaktiblin) di Lapangan Apel Polres Sikka.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.50 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sikka, AKP Fransiskus Somba Say. Operasi ini menjadi bagian dari langkah pengawasan internal untuk memastikan setiap personel Polri tidak hanya hadir dalam seragam, tetapi juga hadir dengan disiplin, kepatuhan, dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.

 

Opsgaktiblin diikuti para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, para perwira Polres Sikka, serta personel Polres Sikka dan personel Polsek jajaran yang mengikuti apel pagi.

 

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya menyasar kelengkapan seragam dinas, Unit Propam juga memeriksa kelengkapan identitas dan dokumen pribadi personel, termasuk Kartu Tanda Anggota (KTA), Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta surat-surat kendaraan bermotor.

 

Namun, pengawasan tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Unit Propam juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam personel sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengawasan terhadap keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online. Langkah tersebut menegaskan bahwa disiplin internal tidak hanya berkaitan dengan penampilan dan kelengkapan dokumen, tetapi juga menyentuh perilaku, integritas, serta pola hidup personel di tengah perkembangan teknologi digital.

 

Sikap tampang personel turut menjadi sasaran pemeriksaan. Kerapian rambut, jenggot, serta penampilan dinas diperiksa sebagai bagian dari standar kedisiplinan anggota Polri.

 

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan personel Polres Sikka maupun personel Polsek jajaran yang tidak membawa kelengkapan dokumen berupa STNK, SIM, KTP, dan KTA. Pemeriksaan terhadap sikap tampang juga tidak menemukan personel yang berambut panjang maupun berjenggot.

 

Seluruhnya nihil pelanggaran. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa kepatuhan terhadap aturan dan ketentuan internal terus dijaga oleh personel Polres Sikka dan jajaran. Meski demikian, nihilnya temuan bukan berarti pengawasan akan berhenti.

 

Sebaliknya, kegiatan Opsgaktiblin menjadi pengingat bahwa disiplin harus terus dirawat, diawasi, dan ditegakkan secara konsisten. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tidak hanya dibangun melalui keberhasilan dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga melalui perilaku setiap personelnya.

 

Seorang anggota Polri dituntut untuk menjadi teladan. Seragam yang dikenakan membawa nama institusi. Setiap sikap, perilaku, dan tindakan personel akan selalu beririsan dengan citra Polri di mata masyarakat.

 

Karena itu, pengawasan internal melalui kegiatan Opsgaktiblin menjadi bagian penting dalam menjaga marwah institusi. Disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun profesionalisme, integritas, dan kepercayaan publik.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polres Sikka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan internal serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran disiplin yang dapat mencoreng nama baik institusi.

 

Pesan yang dibangun pun jelas: tidak ada ruang bagi kelalaian, pelanggaran disiplin, maupun perilaku yang dapat merusak citra Polri. Opsgaktiblin berakhir pada pukul 08.00 Wita dalam keadaan aman dan lancar.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pembenahan internal bukan sekadar slogan. Ia harus diwujudkan melalui pemeriksaan, pengawasan, dan penegakan disiplin yang dilakukan secara nyata dan berkelanjutan.

 

Dengan personel yang tertib, rapi, patuh terhadap aturan, serta terbebas dari berbagai perilaku yang dapat merusak integritas, Polres Sikka terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa setiap anggota Polri mampu menjalankan tugasnya secara profesional, modern, dan terpercaya. [Cm24]