Pastikan Tepat Sasaran, Jajaran Polres Sikka Pantau Distribusi Makan Bergizi Gratis untuk Ribuan Pelajar
Pelaksanaan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, pada Selasa, 10 Maret 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Program yang dilaksanakan oleh Dapur SPPG Nita – Yayasan Atoin Nusa Amasat tersebut berhasil menyalurkan makanan bergizi kepada 2.677 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Seluruh rangkaian kegiatan distribusi hingga penyaluran kepada penerima manfaat berlangsung baik serta mendapat monitoring dari Polsek Nita, sehingga program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 10 Maret 2026 – Program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan di Kabupaten Sikka. Pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 08.30 Wita, kegiatan penyaluran MBG dilaksanakan di sejumlah sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, dengan pengawasan langsung dari aparat kepolisian setempat.

Program tersebut dilaksanakan oleh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nita yang dikelola oleh Yayasan Atoin Nusa Amasat, beralamat di Dusun Tour Orin Bao, Desa Nita, Kecamatan Nita. Yayasan tersebut berada di bawah tanggung jawab Iwan Leo selaku pemilik yayasan, sementara jabatan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) dipercayakan kepada Maria Elfika Simplisia.
Penyaluran program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan para pelajar mendapatkan asupan gizi yang cukup guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, serta peningkatan konsentrasi belajar di lingkungan pendidikan.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN), jumlah peserta didik yang menjadi penerima manfaat program MBG di wilayah Kecamatan Nita mencapai 2.677 siswa, yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.
Adapun rincian penerima manfaat di masing-masing sekolah meliputi: SMP Kimang Buleng sebanyak 81 siswa, SDK Nita 1 sebanyak 169 siswa, TK Nita 1 sebanyak 30 siswa, SDK Tebuk sebanyak 91 siswa, TK Boajoang sebanyak 11 siswa, SPS Dahlia sebanyak 23 siswa, PAUD St. Clara sebanyak 23 siswa, TK Rafael Tebuk sebanyak 35 siswa, SDK Nita 2 sebanyak 98 siswa, SDI Solot sebanyak 100 siswa, SDI Gere sebanyak 104 siswa, SDK Nogodue sebanyak 110 siswa, SMPN 1 Nita sebanyak 565 siswa, SDK Wairpelit sebanyak 164 siswa, SDN Nitakloang sebanyak 88 siswa, SDI Nitakloang sebanyak 84 siswa, TK Nitakloang sebanyak 45 siswa, PAUD St. Alfonsus sebanyak 18 siswa, SMAN 1 Nita sebanyak 731 siswa, TKK Mulamolo Wairpelit sebanyak 25 siswa, SDN Natawulu sebanyak 62 siswa, TKN St. Stefanus Rotat sebanyak 20 siswa.
Dengan demikian, total keseluruhan penerima manfaat pada hari tersebut mencapai 2.677 anak yang tersebar di berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Nita.
Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program ini, Dapur SPPG Nita juga melibatkan 47 orang karyawan yang seluruhnya merupakan masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi dapur. Para karyawan tersebut memiliki pengalaman masing-masing dalam proses pengolahan makanan hingga distribusi.
Sementara itu, untuk menjamin proses penyaluran makanan berjalan sesuai standar, pihak yayasan menggunakan dua unit kendaraan roda empat yang telah disesuaikan dengan ketentuan dari Badan Gizi Nasional. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendistribusikan makanan dari dapur SPPG menuju sekolah-sekolah penerima manfaat.
Kegiatan pendistribusian MBG dari Dapur SPPG Nita sendiri dijadwalkan berlangsung selama enam hari kerja dalam satu minggu, yakni mulai Senin hingga Sabtu, sehingga para peserta didik dapat menerima asupan makanan bergizi secara rutin dan berkelanjutan.
Guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, proses pendistribusian dan penyaluran program MBG tersebut juga dimonitor langsung oleh aparat kepolisian, dalam hal ini Kanit Intelkam Polsek Nita Aiptu Abdul Rais. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar serta tepat sasaran kepada para penerima manfaat.
Secara keseluruhan, pelaksanaan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Nita pada hari tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi para pelajar, sekaligus mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap membangun masa depan daerah.[Cm24]


