Gerak Cepat Polres Sikka dan BPBD, Puluhan Jenis Bantuan Logistik Siap Disalurkan ke Warga Terdampak
Polres Sikka bersama BPBD Sikka terus memperkuat sinergi dalam penanganan dampak gempa bumi melalui pemindahan dan pengamanan bantuan logistik. Beragam kebutuhan pokok dan perlengkapan masyarakat telah dipindahkan ke Gudang Cosik untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak secara tertib, aman, dan tepat sasaran.
Maumere, 16 September 2026 — tribratanewssikka.com — Di tengah kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, gerak cepat penanganan logistik terus dilakukan. Personel Polres Sikka bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka turun langsung mengawal proses pemindahan berbagai bantuan logistik yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2026), mulai pukul 10.30 WITA, di Kantor BPBD Sikka, Jalan Mawar Nomor 28, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Bukan sekadar memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain, kegiatan ini menjadi bagian penting dari mata rantai penanganan bencana. Bantuan yang sebelumnya tersimpan di Gudang Posko Siaga BPBD Sikka dipindahkan menuju Posko Siaga Gudang Cosik untuk selanjutnya dipersiapkan sebelum disalurkan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Proses penerimaan dan pemindahan bantuan dipimpin Kepala Pelaksana Penerimaan dan Pendistribusian Barang Bantuan Kabupaten Sikka, Petrus Poling Wairmahing, ST., MT., M.Sc.
Sementara itu, jajaran Polres Sikka mengambil bagian dalam memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib. Pengamanan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor Sprin/548/IX/Ops.1.3./2026 tanggal 14 September 2026.
Di lapangan, pengamanan kegiatan dipimpin Kepala Posko Siaga BPBD Sikka Regu 1, IPDA Marhasyim. Proses pemindahan dilakukan secara bertahap dengan dukungan empat unit kendaraan pick-up BNPB. Setiap bantuan diangkut dari gudang asal dan ditempatkan di Gudang Cosik sebagai titik penyimpanan berikutnya sebelum memasuki tahapan distribusi kepada warga terdampak.
Bantuan yang dipindahkan memiliki jenis dan jumlah yang cukup beragam. Dari sektor kebutuhan pangan, terdapat 1.740 kilogram beras, 120 pcs makanan kaleng atau kornet, 495 pcs mie instan, 132 pcs Pop Mie, 80 paket sembako dari pihak ketiga, 12 liter minyak goreng kemasan 1 liter, serta 766 liter minyak goreng kemasan 2 liter.
Tidak hanya bahan makanan, dukungan berupa minuman dan kebutuhan nutrisi juga turut dipindahkan. Di antaranya 2.880 pcs air mineral gelas, 240 pcs Kopi Good Day botol, 2.700 pcs kopi sachet, 170 pcs susu SGM, 48 pcs teh, 800 pcs Minuman Bonte, 4 paket sembako Banpres, 6 paket sembako BNPB, 21 pcs susu Prenagen, 694 pcs Teh Gelas, serta 488 pcs Susu Ultra Milk.
Kebutuhan kesehatan masyarakat juga menjadi bagian dari logistik yang dipersiapkan. Tercatat 1.050 strip obat batuk pilek, 416 strip obat diare, serta 162 pcs obat-obatan Tolak Angin turut dipindahkan ke Gudang Cosik.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, bantuan yang tersedia mencakup 3 pcs kompor, 185 pcs handuk, 432 pcs pasta gigi, 175 pcs sabun cuci, 2.952 pcs sabun mandi, 14.692 pcs shampoo, 12.613 pcs popok bayi, 816 pcs pembalut, 105 pcs sandal, 59 pcs selimut, 30 pcs tikar, 3.300 pcs obat nyamuk bakar, 72 pcs sabun Wings, 7 pcs bantal kepala, 11 pcs sleeping bag, dan 14 pcs karpet.
Beragamnya jenis bantuan tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan masyarakat pascabencana tidak berhenti pada persoalan pangan. Dalam situasi darurat, kebutuhan air minum, makanan, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi, kebutuhan perempuan, hingga perlengkapan untuk menunjang kenyamanan warga juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penanganan bencana.
Karena itu, proses pemindahan dan pengelolaan logistik menjadi tahapan strategis sebelum bantuan benar-benar tiba di tangan masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran personel Polres Sikka dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap proses penanganan bencana di wilayah Kabupaten Sikka. Pengamanan dilakukan untuk memastikan mobilisasi bantuan berjalan tertib, aman, dan tidak mengalami hambatan selama proses pemindahan.
Sinergi antara Polres Sikka dan BPBD Sikka juga memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi kebencanaan. Setiap bantuan yang tersedia membutuhkan pengelolaan yang terukur agar dapat dipindahkan, disimpan, dan kemudian didistribusikan secara tepat sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Setelah seluruh logistik berhasil dipindahkan dan ditempatkan di Gudang Cosik, bantuan tersebut selanjutnya akan dipersiapkan untuk proses pendistribusian kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka. Seluruh rangkaian pemindahan logistik selesai pada pukul 13.00 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Di tengah situasi kebencanaan, keberadaan bantuan bukan hanya soal jumlah barang yang terkumpul. Yang tidak kalah penting adalah memastikan bantuan tersebut bergerak melalui proses yang terkoordinasi hingga benar-benar siap menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Langkah Polres Sikka bersama BPBD Sikka dalam pemindahan logistik ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan bencana di Kabupaten Sikka—menghubungkan bantuan yang tersedia dengan kebutuhan masyarakat terdampak, sekaligus menjaga agar proses mobilisasi bantuan berlangsung aman dan teratur. [Leo] "POLDA NTT PENUH KASIH DARI TIMUR MENGUATKAN INDONESIA"


