Dari Lapangan ke Sistem Data: Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka Pastikan 125 Hektare Lahan Jagung Terverifikasi
Kegiatan pengecekan lokasi lahan jagung dan penginputan data ketahanan pangan oleh Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka bersama para Bhabinkamtibmas berjalan dengan baik dan lancar. Dari hasil verifikasi dan penginputan data terbaru, total luas lahan jagung yang telah tercatat dalam sistem Ketahanan Pangan Jagung Polda NTT tahun 2026 mencapai 125 hektare, sebagai bentuk dukungan Polres Sikka terhadap program ketahanan pangan nasional serta pendampingan kepada masyarakat petani di wilayah Kabupaten Sikka.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 13 Maret 2026. Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan oleh jajaran Polres Sikka. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, personel Polres Sikka bersama para Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan pengecekan langsung lokasi lahan jagung yang telah ditanam pada Januari 2026 sekaligus melakukan penginputan data lahan tersebut ke dalam sistem pelaporan ketahanan pangan Polda NTT.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026, mulai pukul 06.00 WITA hingga selesai. Pengecekan dilakukan di sejumlah lokasi lahan tanam jagung, sementara proses penginputan data dilaksanakan di Ruang Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Sikka AKP Susanto, S.E., dan melibatkan operator Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka serta para Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah hukum Polres Sikka. Para Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi lahan yang telah ditanami jagung oleh masyarakat sekaligus melakukan pendataan luas lahan secara akurat.
Dalam pelaksanaannya, para Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan lokasi lahan tanam jagung yang sebelumnya telah dilaporkan oleh masyarakat maupun perangkat desa. Hasil pengecekan tersebut kemudian dilaporkan kepada Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka sebagai bahan verifikasi data.
Selanjutnya, operator Gugus Tugas Ketahanan Pangan melakukan penginputan kembali luas lahan yang telah diverifikasi ke dalam link pengisian data Ketahanan Pangan Jagung Polda NTT tahun 2026. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh data lahan tanam jagung yang berada di wilayah hukum Polres Sikka tercatat secara akurat dalam sistem pelaporan ketahanan pangan.
Berdasarkan hasil penginputan data terbaru, luas lahan jagung yang sebelumnya telah terdata dalam sistem mencapai 106,075 hektare. Pada kegiatan kali ini, kembali dilakukan penginputan tambahan luas lahan sebesar 18,925 hektare. Dengan demikian, total luas lahan jagung yang telah berhasil diinput dalam sistem Ketahanan Pangan Jagung Polda NTT tahun 2026 mencapai 125 hektare.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Sikka dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pendampingan dan pemantauan kegiatan pertanian masyarakat di wilayah Kabupaten Sikka. Peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan dinilai sangat penting dalam memastikan data yang dilaporkan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Selain melakukan pengecekan dan pendataan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi bentuk dukungan moril kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu sumber pangan strategis di daerah.
Melalui kegiatan ini, Polres Sikka tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta didokumentasikan sebagai bagian dari laporan kegiatan kepada pimpinan di tingkat Polda NTT. Dokumentasi tersebut juga menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pembangunan dan ketahanan pangan di daerah. [Cm24]


