Antisipasi Lonjakan Penumpang, KSOP Maumere Matangkan Skema Angkutan Laut Lebaran 2026
Rapat koordinasi penyelenggaraan angkutan laut Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Laurentius Say Maumere bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan sarana prasarana, keselamatan pelayaran, serta pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H. Seluruh instansi terkait, termasuk Polres Sikka, menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi melalui pembentukan Posko Terpadu guna menjaga kelancaran pelayanan penumpang, keamanan, serta situasi yang tetap aman dan kondusif di wilayah Pelabuhan Laurentius Say Maumere dan sekitarnya.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 16 Maret 2026 – Dalam rangka memastikan kelancaran serta keamanan penyelenggaraan angkutan laut menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Laurentius Say Maumere menggelar rapat koordinasi lintas instansi terkait penyelenggaraan angkutan laut Lebaran Tahun 2026.
Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 10.00 WITA bertempat di Kantor KSOP Kelas IV Laurentius Say Maumere yang berlokasi di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas IV Laurentius Say Maumere, Ryan Partigor Hutabarat, S.Si.T., M.M., serta dihadiri oleh berbagai unsur instansi pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor transportasi laut dan pengamanan wilayah perairan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya General Manager Pelindo Maumere Angga Adi Prebawa, Kepala PT Pelni Cabang Maumere D. Apul Gervasius N., S.H., Pasops Lanal Maumere Mayor Laut (P) Paulino Castro, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere Fathur Rahman, S.E., M.Si., Pasintel Lanal Maumere Kapten Laut (T) Judi Wani yang juga bertindak sebagai Koordinator Pengamanan Pelindo, perwakilan Kapolres Sikka IPTU Herson Liman, Danpos KP3 Laut Maumere AIPTU P.N.B. Harving, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Fabian Ronald R. Woen, Kepala PT Citra Niaga Logistik Christian, Kepala Karantina Kesehatan Maria D. Jesik, serta perwakilan Polairud Maumere AIPTU Sarudin.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah langkah strategis guna memastikan kesiapan seluruh unsur terkait dalam menghadapi peningkatan aktivitas penumpang dan distribusi barang melalui jalur laut selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala KSOP Laurentius Say Maumere dalam arahannya menegaskan bahwa aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan laut Lebaran tahun ini. Oleh karena itu, pihak KSOP akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kelayakan operasional kapal, termasuk pengecekan dokumen kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta pengawasan terhadap kapasitas penumpang agar tidak melebihi batas yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, berbagai fasilitas penunjang pelayanan penumpang juga akan dipersiapkan secara maksimal. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu penumpang yang memadai, kesiapan fasilitas kesehatan, kelengkapan alat keselamatan, serta kesiapan operasional kapal penumpang yang akan melayani rute pelayaran selama periode angkutan Lebaran.
Dalam forum koordinasi tersebut juga dibahas mekanisme penanganan situasi darurat yang kemungkinan terjadi di wilayah pelabuhan maupun di perairan Kabupaten Sikka. Seluruh instansi yang terlibat sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memastikan respons cepat dan terpadu apabila terjadi keadaan darurat, baik yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran maupun kondisi kedaruratan lainnya.
Selain aspek keselamatan, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan calon penumpang juga menjadi perhatian penting dalam rapat tersebut. Sosialisasi akan difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan pelayaran serta larangan membawa barang-barang berbahaya yang dapat membahayakan keselamatan penumpang dan operasional kapal.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Polres Sikka menyampaikan kesiapan institusi kepolisian untuk bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam mendukung penyelenggaraan angkutan laut Lebaran tahun 2026. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah pembentukan Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran yang melibatkan berbagai instansi guna memantau secara langsung perkembangan arus mudik dan arus balik di Pelabuhan Laurentius Say Maumere.
Melalui keberadaan posko terpadu tersebut diharapkan pengawasan terhadap aktivitas penumpang dan barang dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama berlangsungnya periode angkutan Lebaran di wilayah Kabupaten Sikka.
Sejalan dengan hal tersebut, Polres Sikka juga telah menempatkan personel pengamanan di area Pelabuhan Laurentius Say Maumere untuk mendukung operasional Posko Terpadu serta menjaga ketertiban dan keamanan para penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui jalur laut.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor AL.104/1/2/DJPL/2026 tanggal 27 Februari 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026. Instruksi tersebut menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna menjamin keselamatan, keamanan, serta kelancaran pelayanan transportasi laut bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh unsur terkait dapat semakin memperkuat sinergitas dan kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan penyelenggaraan angkutan laut Lebaran tahun 2026 di Pelabuhan Laurentius Say Maumere dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan rapat koordinasi tersebut berakhir pada pukul 11.10 WITA dan berlangsung dalam suasana kondusif serta penuh semangat kebersamaan antar instansi yang terlibat dalam mendukung kelancaran transportasi laut di wilayah Kabupaten Sikka menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. [Cm24]


