Anev Mingguan Polres Sikka: Wakapolres Dorong Tuntaskan Tunggakan Kasus dan Perkuat Kesiapan Pilkades 2026
Kegiatan Anev Mingguan Tingkat Polres Sikka menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran, dengan fokus pada percepatan penyelesaian tunggakan perkara, kesiapsiagaan pengamanan Pilkades Serentak 2026, peningkatan disiplin administrasi personel, serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas. Wakapolres Sikka menegaskan agar seluruh jajaran segera menuntaskan penanganan perkara dan meningkatkan koordinasi serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, dan berkelanjutan.
Maumere, 28 Juli 2026. Tribratanewssikka.com – Komitmen Polres Sikka dalam meningkatkan profesionalisme, efektivitas penegakan hukum, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai agenda strategis daerah kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Analisis dan Evaluasi (Anev) Mingguan Tingkat Polres Sikka yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita hingga 11.30 Wita tersebut dilaksanakan di Mako Polsek Nita, Jalan Donsilipi Nomor 1, Dusun Tour Orin Bao, Desa Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Anev dipimpin langsung oleh Wakapolres Sikka, KOMPOL Marselus Yugo Amboro, S.I.K., sebagai forum strategis untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan tugas seluruh satuan fungsi maupun Polsek jajaran selama sepekan terakhir sekaligus menyusun langkah-langkah tindak lanjut menghadapi dinamika kamtibmas yang terus berkembang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta, S.E., Kabag SDM AKP Susanto, S.E., Kabag Logistik AKP Michael D. Donis, para Kasat, para Kasi, para Perwira serta seluruh Kapolsek jajaran Polres Sikka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan Wakapolres Sikka, kemudian pemaparan dari Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, KBO Reskrim mewakili Kasat Reskrim, Kasat Lantas, paparan dari Kapolsek Lela, Kapolsek Alok, Kapolsek Kewapante, Kapolsek Waigete, sebelum ditutup dengan arahan dan penekanan dari Wakapolres Sikka.
Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta, S.E. menyoroti perkembangan penanganan tindak pidana di wilayah hukum Polres Sikka. Ia mengungkapkan bahwa penyelesaian perkara masih menjadi perhatian serius karena terdapat akumulasi tunggakan kasus yang perlu segera dituntaskan. Perbandingan tren kriminalitas Tahun 2024, Tahun 2025 hingga perkembangan Tahun 2026 menjadi bahan evaluasi untuk mengukur efektivitas penanganan perkara di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.
Selain itu, disampaikan pula bahwa hingga bulan Juli 2026 telah tercatat 22 Laporan Polisi (LP) terkait gangguan kamtibmas. Kondisi tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan langkah-langkah preventif maupun represif agar angka kriminalitas dapat terus ditekan.
Kabag Ops juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Sikka Tahun 2026. Seluruh satuan diminta meningkatkan kewaspadaan, pemetaan potensi kerawanan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Tidak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada pengamanan berbagai agenda masyarakat yang sedang berlangsung, di antaranya Turnamen Piala Suratin Cup 2026 dan Pertiwi Cup 2026 yang digelar sejak 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kedua kegiatan olahraga tersebut dipandang sebagai agenda yang memerlukan pengamanan maksimal agar mampu berlangsung aman tanpa mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Sementara itu, KBO Reskrim Polres Sikka memaparkan perkembangan penanganan perkara konvensional yang saat ini menjadi prioritas Satreskrim. Dalam laporannya disebutkan terdapat tujuh perkara yang sedang ditangani, dengan empat perkara masih berada pada tahap penyelidikan (lidik). Perkembangan tersebut menjadi perhatian pimpinan agar penyelesaian perkara dapat dipercepat sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan akumulasi tunggakan.
Pada kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Sikka IPTU I Nyoman Suwasta menyampaikan analisis situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026. Menurutnya, tahapan awal berupa launching Pilkades dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026, sementara pembahasan regulasi dan dukungan anggaran antara DPRD bersama BPMD masih terus berproses.
Kasat Intelkam juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di wilayah Kabupaten Sikka. Di sisi lain, kondisi distribusi kebutuhan pokok strategis berupa LPG maupun BBM masih berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga belum ditemukan indikasi gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas masyarakat.
Namun demikian, salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah konflik agraria di kawasan HGU Nangahale, Kecamatan Waigete, yang hingga kini belum memperoleh penyelesaian menyeluruh. Persoalan tersebut dinilai tetap memerlukan langkah-langkah antisipatif melalui koordinasi lintas instansi guna mencegah berkembangnya potensi gangguan keamanan.
Dari aspek pembinaan personel, Kabag SDM Polres Sikka AKP Susanto, S.E. mengingatkan seluruh pejabat utama dan Kapolsek agar meningkatkan kedisiplinan administrasi. Ia menyoroti masih adanya tunggakan pengisian SIPK Semester I yang berpotensi menjadi temuan dalam pemeriksaan internal apabila tidak segera diselesaikan.
Selain itu, disampaikan bahwa pada Desember 2026 sebanyak 60 personel Polres Sikka akan mengikuti Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) sehingga seluruh persyaratan administrasi harus dipersiapkan sejak dini.
Kabag SDM juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Samjas yang belum memenuhi target menjadi salah satu catatan dalam pemeriksaan Wasrik. Memasuki Semester II, seluruh pejabat diminta aktif mengawasi kelengkapan administrasi anggotanya agar tidak kembali menjadi temuan.
Dalam bidang ketahanan pangan, para Bhabinkamtibmas diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan kegiatan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Sementara menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Polres Sikka mendapat tanggung jawab pada seksi Renungan Suci, E-Mental, dan E-Rohani. Namun demikian, masih ditemukan 24 personel yang belum mengisi aplikasi E-Mental dan E-Rohani pada Semester I sehingga menjadi perhatian khusus untuk segera ditindaklanjuti.
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Wakapolres Sikka KOMPOL Marselus Yugo Amboro, S.I.K. memberikan arahan yang tegas kepada seluruh peserta Anev. Ia menekankan bahwa penyelesaian perkara yang masih tertunggak harus menjadi prioritas utama setiap satuan fungsi maupun Polsek jajaran. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan setiap proses penegakan hukum secara profesional, cepat, dan akuntabel.
Wakapolres juga meminta agar setiap perkembangan penyelesaian perkara segera dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan.
Kepada Seksi Propam, Wakapolres secara khusus memerintahkan agar seluruh tunggakan perkara disiplin maupun kode etik personel segera dirampungkan sehingga dapat diproses hingga tahap persidangan sesuai mekanisme yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin internal, meningkatkan profesionalisme anggota, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Pelaksanaan Anev Mingguan ini menjadi momentum penting bagi Polres Sikka untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi setiap capaian, sekaligus memastikan seluruh jajaran memiliki persepsi yang sama dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. Melalui evaluasi yang menyeluruh, diharapkan setiap hambatan dapat segera diatasi, setiap target organisasi dapat tercapai secara optimal, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sikka tetap terpelihara secara kondusif.
Kegiatan Analisis dan Evaluasi Mingguan Tingkat Polres Sikka berakhir pada pukul 11.30 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif. [Cm24]


