Wakapolres Sikka Hadiri Hari Lapang Petani, Kolaborasi Kuat Angkat Kakao Flores ke Level Global

Kegiatan Farmer Field Day Kakao Flores di Desa Nita berlangsung sukses, tertib, dan kondusif, dengan partisipasi aktif petani, pemerintah, dan mitra industri. Hadir pula para tamu undangan seperti unsur Forkopimda, pimpinan OPD Kabupaten Sikka, para kepala desa, perwakilan perbankan, mitra agri input, tenaga kesehatan, serta undangan lainnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan hiburan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas serta daya saing kakao Flores menuju pasar global.

Wakapolres Sikka Hadiri Hari Lapang Petani, Kolaborasi Kuat Angkat Kakao Flores ke Level Global
Farmer Field Day Bergema, Wakapolres Sikka Hadiri dan Pastikan Kegiatan Aman serta Berkelas

Tribratanewssikka.com - Maumere, 6 Mei 2026. Gaung semangat membangun pertanian berkelanjutan menggema kuat di Lapangan Golden, Desa Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Selasa (5/5/2026). Sejak pagi hari, ratusan petani kakao bersama para pemangku kepentingan tumpah ruah dalam kegiatan Farmer Field Day (Hari Lapang Petani Kakao Flores)—sebuah momentum strategis yang tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi panggung konsolidasi kekuatan menuju kakao Flores yang berkelas dunia.

Dimulai sejak pukul 06.00 Wita dengan briefing tim, kegiatan ini menunjukkan kesiapan matang dari seluruh unsur pelaksana. Arus peserta yang terus berdatangan hingga proses registrasi berlangsung tertib menjadi penanda tingginya antusiasme masyarakat. 

Suasana semakin hidup saat kegiatan jalan santai digelar, mempertemukan petani, aparat, dan pejabat dalam satu irama kebersamaan—sebuah simbol kuat kolaborasi lintas sektor.

Kemeriahan berlanjut melalui hiburan rakyat khas Goyang Maumere yang menggugah semangat, diselingi undian kupon yang memancing antusiasme peserta. Namun, inti kegiatan mulai mengkristal saat Bupati Sikka tiba di lokasi, menandai dimulainya rangkaian acara resmi yang sarat makna.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan tarian tradisional Maumere yang memancarkan identitas budaya lokal. Sambutan demi sambutan kemudian mengalir, tidak sekadar formalitas, tetapi sarat pesan strategis. 

Perwakilan PT CMA dan Inara, PT Cargill Indonesia, serta pihak Arnotts sebagai pembeli global, secara tegas menegaskan komitmen terhadap penguatan kualitas, keberlanjutan, dan akses pasar kakao Flores di tingkat internasional.

 

Puncak pesan disampaikan oleh Bupati Sikka yang menekankan pentingnya konsistensi, inovasi, dan kemitraan dalam mendorong petani kakao naik kelas. 

 

Pernyataan tersebut seolah menjadi garis tegas bahwa masa depan kakao Flores tidak bisa lagi berjalan sendiri, melainkan harus ditopang sinergi semua pihak.

 

Kegiatan ini juga memberi ruang apresiasi nyata kepada petani melalui penyerahan premi secara simbolis, testimoni petani, hingga pengumuman kebun terbaik. 

 

Di sinilah wajah keberhasilan itu terlihat jelas—bahwa kerja keras di kebun mampu bertransformasi menjadi pengakuan dan peningkatan kesejahteraan.

 

Interaksi semakin dinamis saat para tamu VVIP dan VIP mengunjungi stand-stand pameran yang menampilkan inovasi pertanian dan produk turunan kakao. Diskusi yang terbangun menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi ruang temu gagasan dan peluang.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Bupati Sikka Juventis Prima Yoris Kago, Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro., S.I.K.,jajaran Polres Sikka, pimpinan OPD, serta mitra perusahaan nasional dan internasional. 

 

Hadir pula para tamu undangan seperti unsur Forkopimda, para kepala desa, perwakilan perbankan, mitra agri input, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberi warna dalam kegiatan tersebut.

 

Di balik seluruh dinamika yang berlangsung, pengamanan kegiatan berjalan optimal di bawah kendali Polres Sikka berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka. Kehadiran aparat memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan berarti.

 

Menjelang sore, tepat pukul 15.10 Wita, kegiatan resmi ditutup. Namun substansi yang ditinggalkan jauh lebih besar dari sekadar seremoni. 

 

Farmer Field Day Kakao Flores menjadi penegasan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, komitmen yang konsisten, dan arah yang jelas, kakao Flores bukan hanya komoditas lokal—melainkan kekuatan global yang siap bersaing di panggung dunia. [Cm24]