“Sejumlah Penerbangan Batal, Pengamanan Bandara Frans Seda Tetap Berjalan Maksimal”
Meskipun Bandara Frans Seda Maumere dalam kondisi tutup sementara dan sejumlah penerbangan mengalami pembatalan maupun tidak terjadwal, kegiatan pengamanan oleh personel Pos Pam KP3 Udara tetap berjalan optimal. Melalui patroli intensif di area keberangkatan, kedatangan, dan parkir bandara, situasi kamtibmas selama pelaksanaan tugas terpantau aman, kondusif, serta terkendali tanpa adanya gangguan menonjol.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 10 Juni 2026 — Aktivitas pengamanan di kawasan Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, pada Selasa (09/06/2026), berlangsung optimal di tengah situasi operasional bandara yang ditutup sementara.

Kendati sejumlah jadwal penerbangan mengalami pembatalan dan sebagian lainnya tidak terjadwal, aparat pengamanan dari Pos Pengamanan (Pos Pam) KP3 Udara tetap disiagakan guna memastikan stabilitas keamanan kawasan bandara tetap terkendali.
Sejak pagi hari, personel pengamanan terlihat aktif melakukan patroli pada sejumlah titik strategis, mulai dari pintu keberangkatan, area kedatangan penumpang, hingga kawasan parkir bandara.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh aktivitas di lingkungan bandara tetap berada dalam situasi aman dan tertib, meskipun mobilitas penerbangan tidak berlangsung normal.
Situasi di Bandara Frans Seda Maumere sepanjang hari terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol maupun insiden yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di area objek vital transportasi udara tersebut.
Kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi elemen penting dalam menjaga rasa aman sekaligus memberikan kepastian pelayanan keamanan kepada masyarakat maupun pihak pengelola bandara.
Pada hari ini, terdapat dua maskapai yang tercatat beroperasi di Bandara Frans Seda Maumere, yakni Wings Air dan NAM Air. Namun demikian, aktivitas penerbangan berlangsung terbatas akibat kondisi operasional yang tidak sepenuhnya berjalan normal.
Untuk maskapai Wings Air, rute Maumere–Kupang (MOF–KOE) dilaporkan mengalami pembatalan (cancel). Sementara penerbangan Labuan Bajo–Maumere (LBJ–MOF) dan Maumere–Labuan Bajo (MOF–LBJ) tercatat tidak terjadwal.
Adapun penerbangan dari Makassar menuju Maumere (UPG–MOF) dijadwalkan tiba pada pukul 12.25 WITA, dilanjutkan penerbangan Maumere–Makassar (MOF–UPG) pada pukul 13.00 WITA. Selain itu, penerbangan RON Kupang–Maumere (KOE–MOF) dijadwalkan tiba pada pukul 16.25 WITA.
Di sisi lain, maskapai NAM Air pada hari yang sama tidak melayani penerbangan rute Kupang–Maumere maupun Maumere–Kupang karena kedua jadwal tersebut dinyatakan tidak terjadwal.
Di tengah keterbatasan aktivitas penerbangan, aparat pengamanan tetap menjalankan tugas secara maksimal. Personel Pos Pam KP3 Udara secara rutin melakukan patroli dan pengawasan guna memastikan keamanan fasilitas bandara tetap terjaga.
Kehadiran aparat tidak hanya berfungsi sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan, namun juga menjadi representasi kesiapsiagaan institusi kepolisian dalam mengawal objek vital nasional, khususnya sektor transportasi udara.
Kegiatan pengamanan di Bandara Frans Seda Maumere pada hari ini dipimpin oleh AIPDA Misran Sado Kaki selaku Kepala Pos Pengamanan (Ka Pos Pam), bersama tiga personel lainnya, yakni AIPDA Melki Selli Kariam, AIPDA Dionisius Simbi, dan AIPDA I Wayan Sujata Yasa. Keempat personel tersebut menjalankan pengamanan secara terpadu untuk memastikan seluruh area bandara tetap berada dalam kontrol keamanan yang optimal.
Meski Bandara Frans Seda Maumere berada dalam status tutup, pengamanan tidak mengalami pengurangan intensitas. Justru dalam kondisi seperti ini, pengawasan diperketat guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat muncul sewaktu-waktu. Hingga berakhirnya rangkaian kegiatan pada Selasa sore, situasi di kawasan bandara dilaporkan tetap aman, tertib, kondusif, dan sepenuhnya terkendali.
Kondisi ini menjadi gambaran bahwa di balik terbatasnya aktivitas penerbangan, kewaspadaan aparat keamanan tetap berjalan tanpa kompromi. Di tengah sunyinya landasan pacu, pengamanan terus berdiri tegak—menjaga stabilitas, memastikan ketertiban, dan menjamin Bandara Frans Seda Maumere tetap berada dalam situasi yang aman bagi seluruh kepentingan pelayanan transportasi udara. [Cm24]


