Longsor Terjang Permukiman Warga Kajowair, Polres Sikka Polda NTT Bergerak Cepat

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tanah longsor yang menimpa rumah warga di Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, mengakibatkan kerusakan bangunan dengan kerugian sekitar Rp4,9 juta tanpa korban jiwa. Polres Sikka Polda NTT melalui Bhabinkamtibmas bergerak cepat meninjau lokasi, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial, serta mengimbau warga terdampak untuk mengungsi sementara guna mengantisipasi longsor susulan.

Longsor Terjang Permukiman Warga Kajowair, Polres Sikka Polda NTT Bergerak Cepat
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Tanah Longsor Timpa Rumah Warga di Desa Kajowair Kabupaten Sikka

Tribratanewssikka.com - Maumere, 2 Februari 2026 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, disertai angin kencang pada Minggu sore (1/2/2026), mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menimpa sebuah rumah warga di Desa Kajowair. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WITA dan menyebabkan kerusakan pada bagian rumah serta fondasi penahan tanah.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada Senin pagi (2/2/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, Bhabinkamtibmas Desa Kajowair Polres Sikka turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan serta memastikan kondisi keamanan dan keselamatan warga pascakejadian.

 

Lokasi tanah longsor berada di RT/RW 007/002, Dusun Watublapi (Ritateking), Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka. Rumah yang terdampak diketahui milik seorang warga bernama Yohanes Nong Yani, seorang petani berusia 34 tahun.

 

Akibat longsor tersebut, fondasi pembatas tanah sepanjang kurang lebih 7 meter dengan lebar 3 meter mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, tembok rumah serta kaca jendela juga rusak akibat material tanah yang terbawa longsor. Rumah berukuran 7 x 5 meter tersebut mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp4.900.000,-.

 

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, potensi longsor susulan masih menjadi perhatian mengingat kondisi geografis wilayah dan cuaca yang belum sepenuhnya stabil.

 

Saat peninjauan dilakukan, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah, namun angin kencang masih berhembus. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Bhabinkamtibmas Desa Kajowair segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat serta Dinas Sosial Kabupaten Sikka guna penanganan lebih lanjut terhadap warga terdampak.

 

Sebagai langkah preventif, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada pemilik rumah agar sementara waktu mengungsi dan menempati rumah keluarga terdekat. Imbauan tersebut diberikan demi menghindari risiko apabila terjadi longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

 

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan longsor. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Bhabinkamtibmas di sela-sela kegiatan peninjauan.

 

Kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres Sikka dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.

 

Hingga saat ini, situasi kamtibmas di Desa Kajowair terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat terus melakukan pemantauan serta koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan berjalan optimal dan masyarakat tetap merasa aman.

 

Polres Sikka mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan dari aparat terkait, serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian serupa atau potensi bencana di lingkungan masing-masing. [CM24]