Lewat Tanaman Hortikultura, Bhabinkamtibmas Polres Sikka Dorong Pekarangan Bergizi Masyarakat
Kegiatan monitoring tanaman hortikultura oleh Bhabinkamtibmas di Desa Nelle Barat dan Desa Tanaduen merupakan bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional. Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menunjukkan kesiapan untuk bekerja sama dengan Polri, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti cuaca yang tidak menentu, keterbatasan bibit, serta kurangnya obat pembasmi hama. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif
Tribratanewasikka.com - Maumere, 18 Maret 2026. Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Sikka melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas di desa binaan. Kegiatan monitoring tanaman hortikultura pada lahan pekarangan bergizi dilaksanakan di sejumlah wilayah sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola lahan pertanian secara produktif.

Pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, Bhabinkamtibmas Desa Nelle Barat AIPDA Istanto Luther melaksanakan kegiatan monitoring tanaman hortikultura di lahan milik warga di RT 09/RW 05 Dusun Natarlorong, Desa Nelle Barat, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka.
Lahan tersebut merupakan milik Bapak Beatus yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) “Usaha Bersama” dengan ketua kelompok Marciana Listya Leti Kwen. Lahan seluas kurang lebih 20 x 30 meter tersebut ditanami berbagai tanaman hortikultura seperti tomat sebanyak 50 pohon dan lombok sebanyak 50 pohon dengan usia tanam sekitar 60 hari.
Dalam pengelolaannya, para petani menggunakan beberapa jenis pupuk antara lain Urea 10 kg, Ponska 15 kg, serta NPK 16-16-16 sebanyak 20 kg, ditambah penggunaan obat hama seperti Korona, Grentonik sebagai perangsang buah, serta Danke. Bibit dan pupuk yang digunakan diperoleh dari swadaya kelompok tani.
Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan pendampingan serta motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin kerja sama yang baik dengan Polri serta pemerintah desa dalam meningkatkan produktivitas pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan siap mendukung program ketahanan pangan yang dilaksanakan pemerintah. Meski demikian, para petani masih menghadapi beberapa kendala di lapangan, di antaranya kondisi cuaca dan curah hujan yang tidak menentu yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, serta keterbatasan obat pembasmi hama daun dan buah.
Sementara itu, pada Rabu (18/3/2026) pukul 10.00 WITA, kegiatan serupa juga dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tanaduen AIPTU Hadi Saputra di RT 012/RW 004 Dusun Blatat, Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.
Monitoring dilakukan pada lahan pekarangan milik Bapak Yohanes Brekmas dengan luas sekitar 10 x 10 meter yang ditanami paria sebanyak 50 pohon dengan usia tanaman sekitar 80 hari.
Dalam pengelolaan tanaman tersebut, pemilik lahan menggunakan pupuk Urea 10 kg, Ponska 10 kg, serta NPK 16-16-16 sebanyak 15 kg, serta beberapa jenis obat hama seperti Korona, Grentonik, dan Danke. Seluruh kebutuhan bibit dan pupuk juga diperoleh secara swadaya oleh pemilik lahan.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi kepada pemilik lahan tentang pentingnya pengelolaan pertanian yang baik serta mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Warga Desa Tanaduen juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pendampingan Bhabinkamtibmas yang dinilai memberikan semangat bagi masyarakat dalam mengembangkan pertanian pekarangan.
Adapun kendala yang dihadapi petani di wilayah tersebut antara lain keterbatasan ketersediaan bibit, kurangnya obat pembasmi hama tanaman, serta belum adanya pendampingan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, serta diharapkan dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. [Cm24]


