Laporan Orang Hilang Masuk ke Polsek Alok Polres Sikka, Upaya Pencarian Terus Dilakukan

Seorang ibu muda, Ninung (25), bersama anaknya Iman (±10), dilaporkan hilang sejak 1 April 2026 setelah pamit pulang dari Kotauneng menuju rumahnya di Pulau Kojagete. Hingga kini keduanya belum ditemukan meski telah dilakukan pencarian oleh keluarga. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Alok dan masih dalam proses penelusuran, sementara masyarakat diminta turut memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan korban.

Laporan Orang Hilang Masuk ke Polsek Alok Polres Sikka, Upaya Pencarian Terus Dilakukan
Polsek Alok Polres Sikka Dalami Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak Belum Ditemukan Sejak Awal April

Tribratanewssikka.com - Maumere, 10 April 2026 – Peristiwa hilangnya seorang ibu muda bersama anaknya kembali mengusik ketenangan warga Kabupaten Sikka. Hingga kini, keberadaan keduanya masih menjadi misteri setelah pamit pulang namun tak pernah tiba di rumah tujuan.

 

Perempuan bernama Ninung (25) bersama putranya Iman (±10) dilaporkan hilang sejak Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Keduanya terakhir terlihat di kawasan Jalan Raya Masjid Kotauneng, Kelurahan Kotauneng, Kecamatan Alok.

 

Menurut keterangan keluarga, sebelum menghilang, Ninung bersama anaknya sempat berpamitan kepada kerabatnya di Kotauneng untuk kembali ke rumah mereka di Pulau Kojagete, Kecamatan Alok Timur. Namun, sejak saat itu, keduanya tak pernah sampai di tujuan.

 

Kekhawatiran keluarga pun berubah menjadi kepanikan setelah berbagai upaya pencarian yang dilakukan secara mandiri tak membuahkan hasil. Keluarga telah menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur atau tempat singgah, termasuk Pulau Pemana, Desa Nangahale, Dusun Waipare, hingga wilayah Kotauneng, namun jejak keduanya tak kunjung ditemukan.

 

“Sudah dicari ke keluarga dan kenalan di beberapa tempat, tapi tidak ada yang melihat atau mengetahui keberadaan mereka,” ungkap pihak keluarga dengan nada cemas.

 

Laporan resmi akhirnya dilayangkan ke pihak kepolisian. Zainudin Tasdin (44), yang merupakan keluarga korban, mendatangi SPKT Polsek Alok untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu tercatat dengan nomor: 1 / GANGGUAN / B / IV / 2026 / SPKT / POLSEK ALOK / Polres Sikka / Polda NTT, tertanggal 9 April 2026.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti terkait keberadaan Ninung dan Iman. Hilangnya ibu dan anak ini menimbulkan tanda tanya besar, terlebih keduanya pergi dalam kondisi normal tanpa indikasi masalah yang diketahui keluarga.

 

Peristiwa ini pun menyita perhatian masyarakat, mengingat rentannya keselamatan perempuan dan anak, terlebih dalam perjalanan antarpulau yang memiliki berbagai risiko.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk turut membantu pencarian dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat mengarah pada keberadaan korban.

 

Masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Ninung dan Iman diminta segera melapor ke Polsek Alok, Polres Sikka, atau kantor polisi terdekat. Informasi juga dapat disampaikan melalui Call Center 110 atau kontak Humas Polres Sikka di 0822-3765-7607.

 

Di tengah harapan yang kian menipis, keluarga masih terus menanti kabar, sekecil apa pun, tentang keberadaan Ninung dan anaknya. Waktu terus berjalan, namun misteri hilangnya keduanya masih belum menemukan titik terang. [Cm24]