Laka Maut di Tanjakan Krado: Dump Truck Bermuatan Pasir Terbalik, Polsek Bola Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani TKP
Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WITA di jalan umum Ipir–Krado, Dusun Krado, Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, melibatkan sebuah Dump Truck Fuso tanpa TNKB yang diduga mengalami patah as roda belakang sebelah kiri dan rem tidak berfungsi saat mendaki tanjakan. Akibatnya kendaraan bergerak mundur dan akhirnya terbalik ke arah kiri. Dalam peristiwa tersebut, R (48) yang merupakan pemilik kendaraan meninggal dunia setelah tertimpa bagian pintu depan sebelah kiri mobil, sementara sopir P.N (45) serta dua orang buruh berhasil selamat tanpa mengalami luka. Kasus ini telah ditangani oleh Polsek Bola bersama Sat Lantas Polres Sikka yang telah melakukan olah TKP dan penanganan lebih lanjut.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 17 Maret 2026 — Peristiwa kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, pada Senin (16/3/2026) pagi. Sebuah mobil Dump Truck Fuso tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang mengangkut material pasir mengalami kecelakaan di jalan umum Ipir–Krado, tepatnya di RT 004/RW 003, Dusun Krado, Desa Ipir, yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Korban diketahui berinisial R (48), seorang petani asal Dusun Pomat, Desa Hokor, Kecamatan Bola. Korban mengalami luka serius di bagian wajah setelah tertimpa bagian pintu depan sebelah kiri kendaraan yang terbalik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu mobil Dump Truck yang dikemudikan P.N (45), warga Dusun Hokok, Desa Wolonwalu, Kecamatan Bola, sedang mengangkut sekitar 4 meter kubik pasir untuk diantar kepada seorang warga bernama Kani di wilayah Krado.
Kendaraan tersebut bergerak dari arah Ipir menuju Krado melalui jalan rabat beton yang menanjak. Namun ketika mendekati lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami kerusakan pada as roda belakang sebelah kiri saat sedang mendaki tanjakan.
Akibat kerusakan tersebut, mobil tiba-tiba kehilangan kendali dan bergerak mundur meskipun mesin kendaraan masih dalam kondisi menyala. Sopir berusaha mengendalikan kendaraan dengan menginjak rem, namun rem diduga tidak berfungsi, sehingga kendaraan terus meluncur mundur di jalan menanjak tersebut.
Dalam upaya menyelamatkan keadaan, sopir berusaha membelokkan kendaraan dan membenturkannya ke arah tebing di sisi jalan untuk menghentikan laju kendaraan. Pada saat situasi genting itu, sopir juga sempat memperingatkan korban agar tidak melompat keluar dari kendaraan demi menghindari risiko yang lebih besar.
Namun diduga karena panik, korban tetap berusaha keluar dari kendaraan. Nahas, pada saat bersamaan mobil Dump Truck tersebut terbalik ke arah kiri hingga melintang dan menutup sebagian badan jalan.
Dua orang buruh yang berada di bagian belakang kendaraan, yakni Y.R (25) dan Y.Y (52), berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan sebelum mobil terbalik sehingga keduanya tidak mengalami luka.
Sementara itu korban yang berada di bagian depan kendaraan bersama sopir mencoba melompat keluar. Namun korban tidak sempat menyelamatkan diri dan akhirnya tertimpa bagian pintu depan sebelah kiri mobil, yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara.Setelah kejadian tersebut, sopir langsung menuju Polsek Bola untuk melaporkan peristiwa kecelakaan tersebut kepada pihak kepolisian.
Sekitar pukul 10.30 WITA, Kanit SPKT Polsek Bola bersama anggota piket SPKT segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan menghubungi Unit Laka Lantas Polres Sikka. Aparat kepolisian kemudian bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Petugas bersama warga setempat dan para saksi selanjutnya melakukan evakuasi korban dari lokasi kecelakaan dan membawa korban ke Puskesmas Bola guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut diduga kuat dipicu oleh patah as roda belakang sebelah kiri kendaraan serta tidak berfungsinya sistem pengereman, sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan saat berada di tanjakan.
Korban diketahui merupakan pemilik mobil Dump Truck yang mengalami kecelakaan tersebut, sementara pengemudi yang mengendarai kendaraan diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni sebagai sepupu.
Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah duka dan disemayamkan di kediamannya di Dusun Pomat, Desa Hokor, Kecamatan Bola untuk prosesi pemakaman oleh pihak keluarga.
Sementara itu, pihak Sat Lantas Polres Sikka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dipimpin oleh KBO Sat Lantas Polres Sikka IPTU Efraim Emanuel bersama anggota Sat Lantas Polres Sikka guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta melengkapi proses penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi kendaraan angkutan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, terutama pada bagian vital seperti sistem pengereman dan komponen roda, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari. [Cm24]


