Bhayangkari Peduli Sikka Salurkan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
Bhayangkari Peduli Cabang Sikka bersama Polres Sikka menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Palue melalui penyaluran bantuan logistik secara langsung. Kehadiran dan bantuan tersebut mendapat respons positif dari warga serta menjadi wujud respons cepat, empati, dan komitmen Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
Maumere, 22 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com — Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga di tengah kondisi pascabencana.

Ketua Bhayangkari Peduli Cabang Sikka, Ny. Fitri Bambang, didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., bersama rombongan, Sabtu (22/8/2026), mendatangi wilayah Kecamatan Palue untuk menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.

Rombongan tiba di Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, sekitar pukul 09.30 Wita menggunakan Helikopter Polri tipe B429 dengan nomor register P-3202.

Kehadiran rombongan tersebut tidak sekadar menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit. Lebih dari itu, kedatangan mereka membawa bantuan kebutuhan dasar yang diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak gempa.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan terdiri atas Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Sikka Ny. Fitri Supeno, perwakilan media Kompas TV atas nama Frans, serta kru helikopter.
Bantuan logistik yang dibawa melalui kegiatan Bhayangkari Peduli Cabang Sikka tersebut berupa makanan ringan atau snack, biskuit, dan mie instan. Bantuan tersebut kemudian didistribusikan secara langsung kepada masyarakat terdampak, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Lidi serta kepada warga yang tinggal di sekitar Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Palue.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan Polri terhadap kondisi masyarakat pascabencana. Di tengah keterbatasan dan kebutuhan yang masih harus dipenuhi, bantuan berupa bahan makanan menjadi salah satu bentuk dukungan nyata untuk membantu masyarakat mempertahankan kebutuhan dasar sehari-hari.
Kehadiran Kapolres Sikka bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sikka juga menjadi pesan kuat bahwa penanganan bencana bukan hanya berbicara mengenai evakuasi dan aspek kedaruratan, tetapi juga menyangkut keberpihakan terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan setelah bencana terjadi.
Bantuan yang disalurkan tersebut selanjutnya diterima oleh masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Palue. Proses pendistribusian berlangsung secara langsung dan menyasar warga di lokasi yang telah ditentukan.
Bagi masyarakat Palue, kehadiran rombongan Polri bersama Bhayangkari bukan hanya membawa paket bantuan. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk empati dan solidaritas, bahwa masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana tidak berjalan sendirian.
Respons positif pun datang dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan Polri melalui kegiatan bantuan sosial tersebut.
Sikap masyarakat itu memperlihatkan bahwa bantuan kemanusiaan memiliki arti lebih luas daripada sekadar nilai materi. Di tengah situasi pascabencana, perhatian, kehadiran, dan kepedulian menjadi kekuatan moral yang mampu membangun kembali rasa aman serta optimisme masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran Polri yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam penanganan persoalan kemanusiaan ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan dukungan.
Bagi Bhayangkari Peduli Cabang Sikka, penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam. Sementara bagi Polres Sikka, kehadiran langsung Kapolres di tengah warga menjadi bentuk respons cepat sekaligus upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang terdampak.
Setelah seluruh rangkaian pendistribusian bantuan selesai, kegiatan berakhir sekitar pukul 09.52 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Dengan langkah sederhana namun bermakna tersebut, Bhayangkari Peduli Cabang Sikka bersama Polres Sikka kembali menunjukkan bahwa di tengah situasi bencana, kekuatan kepedulian tetap menjadi bagian penting dari perjuangan masyarakat untuk bangkit.
Bantuan mungkin tidak serta-merta menghapus seluruh dampak bencana, tetapi kehadiran dan kepedulian yang diberikan menjadi pesan yang jelas: ketika masyarakat Palue menghadapi masa sulit, Polri hadir untuk membantu, mendampingi, dan berdiri bersama mereka. [Cm24]


