"Apel Pagi Penuh Makna; Wakapolres Sikka Tegaskan Disiplin dan Budaya Membaca, Propam Gelar Gaktibplin"
Apel pagi di Polres Sikka menjadi momentum penegasan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme personel. Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro , S.I.K.,menekankan pentingnya budaya membaca dan meningkatkan wawasan agar setiap anggota mampu bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, sementara Propam menegaskan pengawasan disiplin melalui pelaksanaan Operasi Gaktibplin guna mencegah segala bentuk pelanggaran di lingkungan kepolisian.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 12 Mei 2026. Disiplin internal kembali menjadi sorotan utama di lingkungan Polres Sikka. Dalam apel pagi yang digelar di Lapangan Apel Markas Komando Polres Sikka pada Selasa, 12 Mei 2026, Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., bersama Kasie Propam AKP Fransiskus Somba Say menegaskan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, profesionalisme, serta meningkatkan kapasitas diri melalui budaya membaca dan belajar.

Apel pagi yang berlangsung dengan penuh kedisiplinan tersebut dihadiri para Kabag, Kasat, Kasie, para perwira, personel Polres Sikka, hingga ASN yang bertugas di lingkup Polres Sikka. Sejak awal pelaksanaan apel, nuansa penegakan disiplin dan penguatan tanggung jawab personel sudah terasa kuat, terutama saat Seksi Propam mengambil alih jalannya pengecekan dan pengawasan internal terhadap anggota.
Kegiatan diawali dengan pengecekan kehadiran personel oleh Kasie Propam Polres Sikka AKP Fransiskus Somba Say. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar aturan formal dalam institusi kepolisian, melainkan pondasi utama yang menentukan marwah dan kehormatan institusi Polri di mata masyarakat.
Dengan nada tegas dan penuh penekanan, Kasie Propam mengingatkan seluruh anggota agar tidak pernah bermain-main dengan pelanggaran sekecil apa pun. Menurutnya, pelanggaran kecil yang dibiarkan akan menjadi pintu masuk lahirnya tindakan yang lebih besar dan berpotensi merusak citra institusi.
“Jangan pernah menganggap ringan pelanggaran sekecil apa pun. Loyalitas, tanggung jawab, dan disiplin harus dimulai dari diri sendiri. Polisi yang baik adalah polisi yang mampu mengendalikan dirinya sebelum mengendalikan situasi di lapangan,” tegas AKP Fransiskus Somba Say di hadapan peserta apel.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga etika kedinasan, sikap tampang, kelengkapan administrasi pribadi, hingga kepatuhan terhadap aturan internal sebagai bentuk tanggung jawab moral setiap anggota Polri.
Usai penekanan dari Kasie Propam, apel pagi dilanjutkan dengan arahan dari Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K. Dalam amanatnya, Wakapolres tidak hanya berbicara tentang disiplin kerja, namun juga menyoroti pentingnya membangun kualitas intelektual anggota Polri melalui budaya membaca dan memperluas wawasan pengetahuan.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, anggota Polri tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman lapangan semata, tetapi juga harus memperkuat kemampuan berpikir, memahami aturan, serta mampu menempatkan diri sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Wakapolres menegaskan bahwa anggota yang rajin membaca akan memiliki cara berpikir yang lebih matang, mampu memahami situasi dengan baik, dan tidak mudah melakukan kesalahan dalam menjalankan tugas.
“Bekali diri dengan banyak membaca dan terus menambah wawasan. Anggota yang memiliki pengetahuan akan lebih mampu memahami posisi kerja, mengetahui batas kewenangan, serta bekerja sesuai poksi dan fungsi masing-masing secara profesional,” ujar Kompol Marselus Yugo Amboro.
Dalam penekanannya, Wakapolres juga mengingatkan bahwa profesionalisme anggota Polri tidak hanya dinilai dari penampilan dan ketegasan di lapangan, tetapi juga dari kemampuan memahami aturan, menjaga sikap, serta menunjukkan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia meminta seluruh personel agar terus membangun budaya belajar di lingkungan kerja, meningkatkan kualitas diri, serta menjaga nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Suasana apel semakin serius ketika menjelang penutupan kegiatan, Unit Propam Polres Sikka kembali melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel yang mengikuti apel pagi. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh meliputi kelengkapan identitas diri, surat-surat kendaraan, sikap tampang, penggunaan atribut dinas, hingga standar disiplin anggota.
Pelaksanaan Gaktibplin tersebut menjadi bukti bahwa pengawasan internal di lingkungan Polri terus diperkuat guna memastikan setiap anggota tetap berada dalam koridor aturan dan etika profesi kepolisian.
Melalui apel pagi yang sarat penekanan disiplin dan pembinaan mental tersebut, jajaran pimpinan Polres Sikka berharap seluruh personel mampu membangun karakter anggota Polri yang disiplin, cerdas, humanis, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. [Cm24]


