Program Makan Bergizi Gratis Bergulir Masif di Kabupaten Sikka, 13 Dapur SPPG Layani Puluhan Ribu Penerima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sikka pada 26 Januari 2026 terlaksana aman, tertib, dan masif, dengan dukungan 13 Dapur SPPG yang berhasil menyalurkan makanan bergizi kepada 35.912 penerima manfaat dari total 38.562 sasaran.

Program Makan Bergizi Gratis Bergulir Masif di Kabupaten Sikka, 13 Dapur SPPG Layani Puluhan Ribu Penerima Manfaat
13 Dapur SPPG Bergerak Serentak, Puluhan Ribu Warga Sikka Terlayani Program Makan Bergizi Gratis

Tribratanewssikka.com - Maumere, 27 Januari 2026 – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

 

Di Kabupaten Sikka, program strategis nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia ini kembali bergulir secara masif pada Senin, 26 Januari 2026, dengan jangkauan distribusi yang luas dan melibatkan puluhan ribu penerima manfaat.

 

Sejak pukul 08.30 WITA hingga 13.30 WITA, kegiatan pendistribusian MBG berlangsung serentak di berbagai wilayah Kabupaten Sikka. Program ini berada di bawah pengelolaan Badan Gizi Nasional (BGN) dan dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.

 

Pada tahap pelaksanaan kali ini, sebanyak 13 Dapur SPPG aktif melaksanakan pendistribusian MBG. Jumlah tersebut sekaligus menandai adanya penambahan satu Dapur SPPG baru, yakni Dapur SPPG Sikka Alok 004 – Yayasan Atoin Nusa Amasat di Kecamatan Alok, yang semakin memperkuat jangkauan layanan pemenuhan gizi di wilayah perkotaan Maumere dan sekitarnya.

 

Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sikka menyasar kelompok strategis dan rentan, meliputi peserta didik dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK/SLB, tenaga pendidik, serta Posyandu dengan sasaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

 

Secara keseluruhan, total penerima manfaat MBG di Kabupaten Sikka tercatat sebanyak 38.562 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.912 penerima manfaat berhasil dilayani pada pendistribusian hari ini, tersebar di kecamatan Alok, Alok Timur, Alok Barat, Lela, Kangae, Kewapante, Nita, hingga Koting.

 

Setiap Dapur SPPG melaksanakan distribusi sesuai kapasitas dan wilayah binaannya masing-masing, dengan pengawalan tenaga ahli gizi guna memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

 

Sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pusat, mekanisme penyajian Program MBG menggunakan makanan basah, yang terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur-sayuran, dan buah. Pola ini diterapkan untuk memastikan asupan gizi seimbang serta kemudahan konsumsi, terutama bagi anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan di Posyandu.

 

Setiap Dapur SPPG diwajibkan menghadirkan ahli gizi sebagai bagian dari struktur pengelolaan, sehingga proses perencanaan menu, pengolahan, hingga pendistribusian dapat dikontrol secara profesional.

 

Seluruh rangkaian kegiatan pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sikka dimonitor secara langsung oleh personel Unit II Sat Intelkam Polres Sikka. 

 

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai mekanisme, aman, tertib, serta tidak menimbulkan potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

 

Kehadiran aparat di lapangan juga menjadi bentuk dukungan institusi Polri terhadap program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan gizi.

 

Dengan jangkauan penerima manfaat yang luas dan pelibatan lintas sektor, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sikka diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, pengelola Dapur SPPG, serta aparat keamanan diharapkan terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan program sekaligus peningkatan kualitas pelaksanaannya di lapangan. [Cm24]