“Operasi Ketupat Turangga 2026: Aktivitas Pelabuhan dan Bandara Maumere Tetap Kondusif di Tengah Lonjakan Penumpang”
Pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Turangga 2026 di Pelabuhan Laurens Say Maumere dan Bandara Frans Seda Maumere pada 23 Maret 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar, dengan seluruh aktivitas penumpang dan transportasi terkendali serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 24 Maret 2026 – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Sikka melalui Operasi Ketupat Turangga 2026 terus menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan aktivitas transportasi di wilayah Kabupaten Sikka. Pengamanan intensif yang dilaksanakan di Pelabuhan Laurens Say Maumere dan Bandara Frans Seda Maumere pada Senin (23/3/2026) berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

Di kawasan Pelabuhan Laurens Say Maumere, pengamanan difokuskan pada keberangkatan kapal penumpang KM Super Jet 8 dengan rute Pamana. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.50 WITA tersebut melibatkan sembilan personel Pos Pengamanan Terpadu yang dipimpin langsung oleh IPTU Maoritsius Herson L.
Dalam pelaksanaan pengamanan, petugas memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pengawasan penumpang hingga pengaturan arus kendaraan. Tercatat sebanyak 111 penumpang dan 24 unit kendaraan roda dua berhasil diberangkatkan dengan aman. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memastikan tidak terjadi gangguan kamtibmas selama proses embarkasi berlangsung.
Sementara itu, di Bandara Frans Seda Maumere, aktivitas pengamanan juga berlangsung sejak pagi hari di bawah kendali IPDA Marhasyim selaku Kepala Pos Pelayanan. Personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, tim SAR, serta petugas Aviation Security (Avsec) bandara, bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di area terminal keberangkatan dan kedatangan.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam terminal maupun di area luar seperti parkiran dan akses masuk bandara. Selain itu, patroli rutin digelar untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi udara.
Sepanjang hari, lalu lintas penerbangan di Bandara Frans Seda terpantau cukup padat. Beberapa penerbangan yang dilayani antara lain Wings Air tujuan Kupang dengan 70 penumpang, Wings Air rute Labuan Bajo dengan 48 penumpang datang dan 39 berangkat, serta Nam Air dari Kupang dengan total pergerakan mencapai lebih dari 260 penumpang. Pada sore hari, kembali terjadi kedatangan pesawat Wings Air dari Kupang dengan 62 penumpang.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang dilayani pada hari tersebut mencapai 240 orang untuk keberangkatan dan 240 orang untuk kedatangan. Tingginya mobilitas ini menjadi indikator meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang puncak arus mudik, yang tetap dapat diantisipasi dengan baik oleh aparat pengamanan.
Kehadiran aparat di titik-titik strategis tersebut terbukti mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Tidak hanya berperan dalam aspek pengamanan, personel juga aktif memberikan pelayanan humanis kepada para penumpang, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Polres Sikka menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga 2026. Sinergitas lintas instansi yang terjalin di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di sektor transportasi yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.
Dengan kondisi yang tetap kondusif, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar, serta merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tanpa rasa khawatir. [Cm24]


