Bentengi Marwah Polri, Propam Polres Sikka Polda NTT Gencarkan Operasi Gaktibplin
Melalui Apel Konsolidasi dan Operasi Gaktibplin, Propam Polres Sikka Polda NTT menegaskan komitmen kuat dalam menegakkan disiplin, menjaga integritas, dan mencegah pelanggaran sejak dini. Langkah ini menjadi wujud nyata pengawasan internal yang berkelanjutan demi menjaga marwah Polri serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Tribratanewssikka.com – Maumere, Jumat (13/2/2026) Komitmen menjaga marwah institusi terus ditegaskan oleh Propam Polres Sikka melalui pelaksanaan Apel Konsolidasi dalam rangka Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Lapangan Apel Mako Polres Sikka.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan manifestasi nyata pengawasan internal yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan demi memastikan setiap personel tetap berada dalam koridor aturan dan kode etik Polri.
Apel konsolidasi dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sikka, AKP F. Somba Say, dan diikuti oleh seluruh personel Polres Sikka. Momentum ini dimanfaatkan secara optimal karena seluruh anggota berkumpul usai apel pagi, sehingga pengarahan dan konsolidasi dapat menjangkau seluruh unsur secara menyeluruh.
Dalam amanatnya, AKP F. Somba Say menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama profesionalisme Polri. Tanpa disiplin yang kuat, integritas akan mudah goyah dan kepercayaan publik dapat terkikis.
“Operasi Gaktibplin ini adalah langkah konkret pembinaan internal. Ini bukan kegiatan formalitas, tetapi bentuk keseriusan kami dalam mencegah pelanggaran sejak dini. Disiplin adalah harga mati dalam menjaga kehormatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya dengan nada lugas.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh personel. Propam melakukan pengecekan sikap tampang, kerapian dan kesesuaian penggunaan seragam dinas, kelengkapan administrasi pribadi, hingga pemeriksaan telepon genggam milik anggota.
Langkah ini merupakan strategi pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran, khususnya praktik perjudian online, penyalahgunaan media digital, hingga kecenderungan gaya hidup menyimpang yang dapat mencoreng nama baik institusi. Pengawasan dilakukan secara profesional dan proporsional, tanpa mengabaikan prinsip pembinaan.
Dalam konteks dinamika sosial yang semakin kompleks, pengawasan internal menjadi instrumen vital untuk menjaga soliditas dan profesionalisme aparat. AKP F. Somba Say menekankan bahwa ketegasan tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan membangun budaya disiplin yang tumbuh dari kesadaran setiap individu.
“Kami ingin memastikan setiap personel memahami bahwa menjadi anggota Polri bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab moral dan hukum. Setiap tindakan pribadi dapat berdampak pada institusi,” ujarnya.
Operasi Gaktibplin yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun institusi yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Di tengah tantangan era digital yang sarat godaan penyimpangan, penguatan pengawasan internal menjadi tameng utama agar personel tetap fokus pada tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat.
Dengan langkah tegas namun edukatif, Polres Sikka menegaskan bahwa marwah institusi adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Disiplin bukan hanya kewajiban administratif, melainkan cerminan karakter dan jati diri Bhayangkara sejati.
Operasi Gaktibplin ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari sistem pembinaan personel. Melalui konsistensi tersebut, Polres Sikka optimistis dapat menjaga soliditas internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan terpercaya di tengah masyarakat Kabupaten Sikka.
Di balik barisan yang tegap dan pemeriksaan yang teliti, tersirat pesan kuat: integritas bukan slogan, melainkan komitmen yang harus dijaga setiap hari. [Cm24]


