Pengabdian di Penghujung Tugas, Polsek Lela Kawal Penghormatan Terakhir Aiptu I Nengah Mertayasa
Pengamanan dan pengawalan jenazah Aiptu I Nengah Mertayasa oleh personel Polsek Lela berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Lebih dari sekadar tugas pengamanan, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir, solidaritas, dan kepedulian institusi Polri terhadap anggota yang telah mengabdikan diri serta keluarga yang ditinggalkan
Maumere, 22 September 2026. Tribratanewssikka.com — Suasana duka menyelimuti lingkungan Asrama Polsek Lela, Dusun Ruwolong, Desa Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Selasa (22/9/2026), saat jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lela melaksanakan pengamanan dan pengawalan jenazah Almarhum Aiptu I Nengah Mertayasa.

Di tengah suasana kehilangan, kehadiran personel kepolisian tidak sekadar menjalankan tugas pengamanan. Pengawalan terhadap jenazah almarhum menjadi bagian dari penghormatan terakhir sekaligus bentuk tanggung jawab institusi dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Sejak pagi, personel Polsek Lela telah disiagakan di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali. Pengamanan dilakukan secara terukur dengan menyesuaikan dinamika kegiatan dan kebutuhan di lapangan, sehingga suasana duka dapat berlangsung dengan penuh penghormatan tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Pengawalan pada tahap awal dilaksanakan oleh petugas jaga lama, yakni Aiptu Abas Abdulrahman dan Aiptu Tri Purwanto, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wita.
Setelah itu, tugas pengawalan dilanjutkan oleh petugas jaga baru. Aipda Gervasius G. Mbasa bersama Aipda Tito M. Biaf mengambil alih tugas pengawalan mulai pukul 10.00 hingga 11.00 Wita.
Pergantian personel tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme pelaksanaan tugas agar pengamanan dan pengawalan tetap berjalan secara optimal sepanjang kegiatan berlangsung.
Bagi jajaran kepolisian, pengamanan dalam situasi duka memiliki dimensi yang lebih luas. Di satu sisi, personel dituntut memastikan keamanan dan ketertiban. Di sisi lain, mereka harus mampu menunjukkan empati serta menjaga suasana penghormatan kepada almarhum dan keluarga yang tengah menghadapi kehilangan.
Karena itu, setiap personel yang ditugaskan tidak hanya mengedepankan kesiapsiagaan, tetapi juga sikap humanis, tenang, dan penuh penghormatan.
Kegiatan pengamanan dan pengawalan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: SPRIN/____/IX/HUK.6.6/2026. Surat perintah tersebut menjadi dasar pelaksanaan tugas personel Polsek Lela dalam memberikan pengamanan terhadap rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kehadiran personel Polsek Lela di tengah suasana duka juga menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum maupun menjaga keamanan di ruang publik. Dalam situasi tertentu, polisi juga hadir sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat dan keluarga besar institusi, terutama ketika salah satu anggotanya berpulang.
Pengawalan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketertiban serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Personel memastikan proses berlangsung tanpa gangguan dan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali.
Soliditas internal menjadi salah satu kekuatan penting dalam pelaksanaan tugas tersebut. Pergantian petugas jaga dari personel lama kepada personel baru berlangsung secara terkoordinasi, sehingga kesinambungan pengamanan tetap terjaga.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan yang menghambat jalannya kegiatan pengamanan dan pengawalan jenazah.
Bagi keluarga besar Polri, kepergian seorang anggota bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi kehilangan bagi institusi tempat almarhum mengabdikan diri.
Karena itu, pengawalan jenazah Aiptu I Nengah Mertayasa menjadi bagian dari penghormatan institusi terhadap perjalanan pengabdian almarhum. Kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk nyata bahwa setiap anggota yang telah mengabdikan diri tetap mendapatkan penghormatan hingga akhir perjalanan.
Di tengah suasana penuh duka tersebut, personel Polsek Lela tetap berdiri menjalankan tugas. Dengan disiplin, koordinasi, dan rasa hormat, pengamanan dilaksanakan untuk memastikan proses penghormatan terakhir berlangsung secara tertib dan bermartabat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan wajah kepolisian yang hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika keluarga dan sesama anggota membutuhkan kehadiran, penghormatan, serta solidaritas.
Hingga kegiatan pengamanan dan pengawalan berakhir pada pukul 11.00 Wita, seluruh rangkaian berjalan dengan aman dan lancar. Personel Polsek Lela melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan, memastikan suasana tetap kondusif sekaligus memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum Aiptu I Nengah Mertayasa.
Pengabdian boleh berakhir ketika hayat berhenti, tetapi penghormatan terhadap seorang anggota yang telah mengabdi tidak berhenti bersama kepergiannya. Di tengah duka, tugas tetap dijalankan; di tengah kehilangan, solidaritas tetap ditegakkan. [Aln22]


