Dari Lapangan Upacara ke Pembentukan Karakter: Kasat Binmas Polres Sikka Gaungkan Disiplin, Anti-Bullying, dan Bijak Bermedia Sosial

Kegiatan Kasat Binmas Polres Sikka sebagai Inspektur Upacara di SMP Negeri 1 Nita menjadi sarana efektif untuk memperkuat pembinaan karakter, menumbuhkan disiplin, meningkatkan kesadaran hukum, serta mengajak pelajar bijak bermedia sosial, menolak segala bentuk bullying, dan berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui edukasi sejak dini, diharapkan lahir generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu menjadi pelopor terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif

Dari Lapangan Upacara ke Pembentukan Karakter: Kasat Binmas Polres Sikka Gaungkan Disiplin, Anti-Bullying, dan Bijak Bermedia Sosial
Kasat Binmas Polres Sikka Pimpin Upacara di SMP Negeri 1 Nita, Tanamkan Disiplin, Cegah Bullying dan Bangun Kesadaran Hukum Pelajar

Maumere, 3 Agustus 2926. Tribratanewssikka.com – Upaya membangun karakter generasi muda terus menjadi perhatian Polres Sikka melalui pendekatan edukatif di lingkungan pendidikan. Senin (3/8/2026), Kasat Binmas Polres Sikka, AKP Donatus Paru, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam pelaksanaan Upacara Bendera di SMP Negeri 1 Nita. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 Wita tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak usia sekolah.

Di hadapan Kepala Sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta ratusan peserta didik, AKP Donatus Paru menyampaikan amanat yang sarat dengan pesan moral, sosial, dan hukum. Ia menegaskan bahwa para pelajar merupakan aset bangsa yang kelak akan menjadi penentu arah pembangunan daerah maupun negara. Oleh karena itu, pembentukan karakter yang kuat harus dimulai sejak dini melalui kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap norma dan aturan yang berlaku.

Dalam amanatnya, Kasat Binmas mengingatkan para pelajar agar semakin bijak dalam memanfaatkan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah memberikan banyak manfaat, namun juga menyimpan berbagai risiko apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab. Setiap unggahan, komentar maupun aktivitas di ruang digital akan menjadi jejak digital yang tersimpan dan sewaktu-waktu dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, para pelajar diminta untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, menghindari ujaran kebencian, serta selalu menjaga etika dalam berkomunikasi di dunia maya.

 

Selain itu, disiplin menjadi salah satu pesan utama yang ditekankan dalam amanat tersebut. AKP Donatus Paru menjelaskan bahwa disiplin bukan hanya sekadar menaati tata tertib sekolah, melainkan merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu bersaing di masa depan. Menurutnya, kebiasaan disiplin yang dibangun sejak di bangku sekolah akan menjadi bekal berharga ketika para pelajar memasuki dunia pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja.

 

Tidak hanya berbicara mengenai pendidikan karakter, Kasat Binmas juga mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Para pelajar diminta agar selalu mematuhi peraturan yang berlaku, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum.

 

Perhatian khusus juga diberikan terhadap meningkatnya potensi tindak pidana pencurian yang menyasar barang-barang berharga milik pelajar. Dalam kesempatan tersebut, para siswa diimbau agar lebih berhati-hati menjaga telepon genggam, uang, perhiasan maupun barang berharga lainnya agar tidak memberikan peluang kepada pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.

 

Isu perundungan atau bullying turut menjadi salah satu fokus pembinaan. AKP Donatus Paru mengajak seluruh pelajar untuk menjadikan Ikrar Pelajar sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati. Ia menegaskan bahwa tindakan bullying, baik secara fisik, verbal maupun melalui media sosial, merupakan perilaku yang dapat merusak masa depan korban maupun pelakunya sendiri, sehingga harus dicegah secara bersama-sama.

 

Lebih lanjut, para pelajar juga diajak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, menghindari segala bentuk perbuatan tercela yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta mengisi masa muda dengan berbagai kegiatan positif yang mampu meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh karakter, integritas, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama.

 

Kegiatan pembinaan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta didik. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para pelajar mengikuti setiap arahan dengan baik sebagai bekal dalam membangun sikap disiplin, taat hukum, serta menjadi generasi yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

 

Turut mendampingi Kasat Binmas dalam kegiatan tersebut yakni Ps. Kanit Binkamsa AIPDA Julius Lu Langga, Ps. Kanit Binpolmas AIPTU Maria Avelina, Ps. Kanit Bhabinkamtibmas AIPTU Polikarpus Arifin, serta Bamin Satbinmas BRIPKA Vera Hehanusa. Kegiatan didukung menggunakan satu unit kendaraan dinas Satbinmas Polres Sikka.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 09.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polres Sikka kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, sadar hukum, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. [Cm24]