Dari Sikka untuk Pangan Nasional, Polres Sikka Polda NTT Kawal Program Jagung Nusantara I

Kegiatan pengecekan Tanaman Jagung Nusantara I dan Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Kowi merupakan wujud nyata dukungan Polres Sikka terhadap program ketahanan pangan nasional. Melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dan sinergi bersama kelompok tani, Polri hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga mendorong produktivitas pertanian demi terwujudnya swasembada pangan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dari Sikka untuk Pangan Nasional, Polres Sikka Polda NTT Kawal Program Jagung Nusantara I
Polres Sikka Polda NTT Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Cek Tanaman Jagung Nusantara I dan Ikuti Zoom Panen Raya Serentak Kuartal IV 2025

Tribratanewssikka.com - Maumere, 9 Januari 2026– Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata hingga ke tingkat desa. 

Jajaran Polres Sikka Polda Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan peran aktifnya melalui kegiatan pengecekan tanaman Jagung Nusantara I yang dirangkaikan dengan Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, Kamis (8/1/2025).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kowi/Desa Sentuhan, Aiptu Dewa Gede Swijana, bersama Kanit Bimas Polsek Paga, Aiptu Fransiskus Lister, bertempat di lahan perkebunan milik Kelompok Tani Ate Mete A yang berlokasi di Dusun Welakena, Desa Kowi, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka. Kegiatan berlangsung sejak pukul 11.00 WITA hingga 13.30 WITA.

 

Pengecekan ini merupakan bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan Polri, sekaligus tindak lanjut atas arahan pimpinan Polri dalam mendukung upaya swasembada pangan nasional. 

 

Kehadiran anggota Polri di tengah para petani tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, namun juga pendampingan dan motivasi agar sektor pertanian terus berkembang secara berkelanjutan.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama kelompok tani melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 4 hektare. 

 

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman Jagung Nusantara I tumbuh dengan baik dan terawat. Lahan pertanian tersebut berada pada titik koordina thttps://maps.app.goo.gl/JFWXSN4W15rkqJcn9?g_st=aw, dengan prediksi masa panen pada bulan Maret 2026 dan estimasi hasil panen mencapai 3 hingga 4 ton.

 

Selain pengecekan lapangan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, yang menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional. 

 

Melalui forum tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi aktif dalam sektor pertanian, khususnya dalam mendukung produktivitas petani di daerah.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota Kelompok Tani Ate Mete A, yakni Kanisius Laka, Blasius Woda, Anastasia Sa, Finsensius Deka, Philipus Pale, Finsensius Rawi, Yohanes Tida, Sakarias Saka, dan Simon Seli. Para petani menyambut baik kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian mereka, yang dinilai memberikan semangat serta rasa aman dalam mengelola lahan pertanian.

 

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung program pembangunan nasional, termasuk di bidang ketahanan pangan.

 

“Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, Polri berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendorong kemandirian pangan sebagai pondasi ketahanan nasional,” demikian penekanan yang disampaikan dalam laporan tersebut.

 

Selama kegiatan pengecekan tanaman jagung dan pelaksanaan Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, tanpa kendala berarti.

 

Dengan kegiatan ini, Polres Sikka berharap sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, dapat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. [Cm24]