Dari Dapur SPPG Nangatobong, 1.511 Anak Sekolah Waigete Sikka Nikmati Makanan Bergizi Gratis
Penyaluran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh Dapur SPPG Nangatobong di wilayah hukum Polsek Waigete berjalan aman, tertib, dan lancar, dengan total 1.511 penerima manfaat dari 11 sekolah. Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pengelola dapur, satuan pendidikan, dan Polsek Waigete dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah serta peningkatan kualitas kesehatan dan pembelajaran generasi muda.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 11 Februari 2026 – Kepolisian Sektor (Polsek) Waigete melaksanakan kegiatan monitoring penyaluran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di sejumlah sekolah dan Posyandu dalam wilayah hukum Polsek Waigete, Kabupaten Sikka, pada Selasa (10/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini merupakan bentuk dukungan dan pengawasan aparat kepolisian terhadap program strategis nasional di bidang pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah, guna memastikan penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.
Dalam wilayah hukum Polsek Waigete, saat ini terdapat satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif melaksanakan program MBG, yakni Dapur SPPG Nangatobong, Kecamatan Waigete, yang dikelola oleh Yayasan Kuali Merah Putih.
Dapur SPPG tersebut beralamat di Jalan Trans Maumere–Larantuka, Dusun Wairhang, Desa Nangatobong, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, dengan penanggung jawab yayasan atas nama Ibu Elisabeth Evanince. Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) dijabat oleh Leonardus Noventus Pare, dengan dukungan tenaga profesional Ahli Gizi, Anastasia Dua Geron.
Pada penyaluran MBG, Dapur SPPG Nangatobong menyalurkan makanan bergizi kepada 1.511 penerima manfaat yang berasal dari 11 satuan pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP dan SMK.
Adapun rincian penerima manfaat meliputi SDK Inpres LII Ahuwair sebanyak 265 siswa, SDN Egon 129 siswa, SDK 064 Watubala 243 siswa, SMKS St. Ignasius Wairterang 68 siswa, TKK Sinar Egon 59 siswa, TKK St. Angelita Watubala 37 siswa, TKK St. Elisabeth Egon 20 siswa, SMPN 2 Waigete 262 siswa, SDI Napunbiri Pantai 79 siswa, SDI Wairhek 98 siswa, serta SMPN 46 Talibura sebanyak 251 siswa.
Jumlah tersebut mencerminkan cakupan program MBG yang semakin luas dan menyentuh langsung kebutuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah Waigete dan sekitarnya.
Pelaksanaan Program MBG oleh Dapur SPPG Nangatobong dilaksanakan secara berkesinambungan selama enam hari kerja, yakni Senin hingga Sabtu, dalam setiap minggu berjalan.
Sesuai petunjuk dan arahan dari Pusat Pelayanan MBG, mekanisme penyajian makanan dibedakan berdasarkan hari pelaksanaan. Pada hari Senin hingga Jumat, peserta didik menerima makanan basah yang terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur-sayuran, serta buah-buahan dengan komposisi gizi seimbang. Sementara itu, pada hari Sabtu, disajikan makanan kering berupa roti, susu, telur rebus, dan buah, yang tetap memenuhi standar kebutuhan gizi harian.
Kegiatan monitoring yang dilakukan Polsek Waigete Polres Sikka Polda NTT bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan penyaluran MBG berjalan sesuai prosedur, tidak terjadi kendala di lapangan, serta penerima manfaat benar-benar mendapatkan haknya.
Kehadiran aparat kepolisian juga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pihak sekolah, pengelola dapur, serta masyarakat, sehingga program pemerintah ini dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.
Program Makanan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesehatan, pertumbuhan, dan konsentrasi belajar anak-anak, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Dengan terlaksananya penyaluran MBG yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polsek Waigete, diharapkan sinergi antara pemerintah, penyelenggara program, dan aparat keamanan terus terjalin demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. [CM24]


