Bangun Kepercayaan, Perkuat Ketertiban: Jum’at Curhat Polres Sikka Polda NTT Sentuh Hati Warga Wailiti
Kegiatan Jum’at Curhat Sat Binmas Polres Sikka di Kelurahan Wailiti berjalan aman, tertib, dan penuh dialog konstruktif. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas, menampung aspirasi warga, serta mendorong peran aktif masyarakat dalam mencegah gangguan keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sikka.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 20 Februari 2026 – Upaya membangun kedekatan emosional dan komunikasi yang konstruktif antara Polri dan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Jum’at Curhat yang digelar oleh Satuan Binmas Polres Sikka, Jumat (20/01/2025) pukul 09.00 Wita. Kegiatan berlangsung di rumah Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, dan dihadiri langsung oleh personel Sat Binmas bersama warga setempat.

Program Jum’at Curhat merupakan salah satu langkah strategis Polri dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat. Tidak sekadar forum seremonial, kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara langsung kepada aparat Kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Sikka AIPTU Polikarpus Arifin, Kanit Bintibmas AIPTU Gabrielis Ivony Making, Kanit Binpolmas AIPDA Maria Avelina, Kaurmintu Sat Binmas AIPDA Ridwan, Bamin Sat Binmas BRIPDA Emanuel Rikardo, serta Ketua RT 002/RW 001 Kelurahan Wailiti, Bapak Martinus Oki.
Dalam penyampaian materinya, personel Sat Binmas menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan Kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Warga diajak untuk tidak hanya menjadi penonton dalam menjaga keamanan lingkungan, melainkan menjadi bagian aktif dalam sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas.
“Keamanan bukan semata-mata tanggung jawab Polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Peran keluarga dan lingkungan sangat menentukan terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tegas salah satu personel Sat Binmas dalam arahannya.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan di lingkungan sekitar. Setiap potensi gangguan, sekecil apa pun, diminta segera dilaporkan ke kantor Polisi terdekat atau melalui layanan Call Center 110 agar dapat ditangani secara profesional dan sesuai prosedur hukum.
Selain itu, imbauan terkait kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas turut disampaikan sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya kecelakaan dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polres Sikka.
Dalam sesi dialog, seorang warga bernama Ibu Maria menyampaikan keluhan terkait masih maraknya anak-anak muda yang mengonsumsi minuman keras di pinggir jalan wilayah Kelurahan Wailiti. Aktivitas tersebut dinilai kerap memicu keributan bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Keluhan tersebut menjadi perhatian serius Sat Binmas. Menanggapi hal itu, pihak Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara cepat dan terukur. Warga kembali diimbau agar segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mengarah pada gangguan Kamtibmas, sehingga aparat dapat bergerak cepat sebelum situasi berkembang menjadi lebih kompleks.
Dialog yang berlangsung hangat dan terbuka tersebut mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Warga tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga menunjukkan kemauan untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Kegiatan Jum’at Curhat ini merupakan bagian dari strategi preventif Polres Sikka dalam menciptakan stabilitas keamanan melalui pendekatan humanis. Dengan mendekatkan diri kepada masyarakat, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat warga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban hingga berakhir pada pukul 10.00 Wita. Momentum ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang terbuka dan partisipatif adalah fondasi utama dalam membangun keamanan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan seperti ini, Polres Sikka terus menegaskan komitmennya untuk menjaga wilayah hukum tetap aman, kondusif, dan responsif terhadap setiap dinamika sosial di tengah masyarakat. [CM24]


